Connect with us

Peristiwa

Penyakit Kambuh Saat Berladang, Bambang Ditemukan Meninggal Dunia di Alas Meneng

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kondisi tubuh yang tidak sehat namun dipaksakan untuk beraktifitas berat membawa petaka terhadap Bambang Wagiman (75) warga Padukuhan Cempluk RT 02 RW 15, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Minggu (17/02/2019) siang tadi, ia ditemukan meninggal dunia di ladang. Diduga, penyakit hipertensi yang sebelumnya memang telah diderita korban mendadak kambuh.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bermula ketika Bambang bersama istrinya Sainem (60) pergi berladang ke Ladang Cempluk atau Alas Meneng. Menginjak siang hari, Sainem kemudian hendak mengajak suaminya beristirahat untuk minum.

Namun lantaran jarak keduanya beraktifitas cukup jauh, Sainem lantas berjalan kaki untuk menuju lokasi sang suami sebelumnya beraktifitas. Kagetlah dia saat melihat Bambang Sagiman tergeletak di tengah ladang.

Berita Lainnya  Tragis, Warga Nglipar Meninggal Tersengat Arus Listrik

Sainem kemudian berusaha memberikan pertolongan. Namun lantaran tak ada respons, Sainem yang semakin panik berusaha menghubungi warga sekitar.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Sujino, saat ditemukan, kondisi Bambang memang sudah meninggal dunia.

“Kejadian itu diketahui sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi dan dilaporkan ke Polsek selang satu jam,” ujar Iptu Sujino, Minggu sore.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian berusaha melakukan pemeriksaan bersama tim medis puskesmas. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan atau unsur ganjil pada jenazah korban.

“Gigi posisi menggigit, mulut mengeluarkan air liur, kemaluan mengeluarkan air mani, dubur bersih. Seluruh tubuh tidak ada tanda tanda penganiayaan dan kekerasan,” terang Sujino.

Disinggung mengenai penyebab terjadinya kematian pada Bambang, Sujino mengatakan diduga lantaran penyakit yang diidapnya. Sebab selama ini, Bambang menderita sakit hipertensi.

Berita Lainnya  Cara Jitu Polisi Dalam Vaksinasi Anak Usia 6 sampai 11 Tahun

“Sebelumnya korban menurut keterangan kluarga mempunyai riwayat hipertensi atau darah tinggi dan sering melaksakan pemeriksaan di klinik,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler