Connect with us

Pemerintahan

Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, Harapan Baru Selamatkan Anak Terlantar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Anak terlantar di Kabupaten Gunungkidul masih terus ditemukan keberadaannya. Pemerintah sendiri melalui Dinas Sosial Gunungkidul terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada mereka yang terdata sebagai anak terlantar.

Kepala Bidang Rhabilitasi Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Gustarto menjelaskan, mengacu pada survei yang dilakukan pada tahun 2019 lalu, terdapat 3.254 anak terlantar di Kabupaten Gunungkidul. Anak tersebut masuk dalam kategori terlantar karena tidak ada pengasuh (orang tua) maupun karena himpitan perekonomian yang terjadi di keluargannya. Terlantar yang dimaksud dalam hal ini misalnya mereka tidak sekolah dan justru bekerja ataupun tidak memiliki tujuan yang pasti.

“Tahun 2020 kita belum ada pendataan karena kondisi seperti sekarang (pandemi). Tahun 2021 ini kita secepatnya lakukan pendataan ulang, apakah ada penurunan jumlah atau justru bertambah,” kata Gustarto.

“Kalau dari tahun ke tahun sebelumnya itu trendnya terjadi penurunan,” papar dia.

Sebagai upaya untuk memberikan perhatian bagi anak terlantar, Dinas Sosial selama ini memberikan pendampingan dan pelatihan keterampilan. Dengan demikian, anak-anak tersebut nantinya lebih terarah dan memiliki pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kemudian yang sekiranya memiliki keterampilan juga diberikan pelatihan ketrampilan, bengkel, jualan ataupun lainnya. Dengan begitu mereka bisa mendapatkan pendapatan sendiri untuk pemenuhan kebutuhan.

Berita Lainnya  Situasi Sedang Sulit, Bupati Larang Pungutan Sumbangan Dalam Bentuk Apapun Kepada Wali Murid

“Kita juga berikan ayam untuk dipelihara dan dikembangbiakkan agar mereka bisa membaca peluang juga,” terangnya.

Bantuan dari pemerintah dalam hal permakanan dan lainnya juga diberikan. Namun demikian, diakuinya, bantuan yang ada saat ini belum bisa mengcover seluruh anak terlantar di Gunungkidul.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan anak terlantar seharusnya menjadi kewajiban bersama. Selama ini, pelatihan dan pendampingan telah dilakukan perhatian ke anak terlantar terus diberikan kepada golongan ini.

“Dorongan pelatihan yang lebih dan pendampingan akan dilakukan. Mereka akan diberdayakan yang sekiranya bisa mereka lakukan,” ucap Heri Nugroho.

Dari Dinas Sosial, Disnaker, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan beberapa OPD lain akan bersinergi apa yang sekiranya mampu dilakukan. Mulai perhatian sosial, lapangan pekerjaan ataupun akses pendidikan terhadap mereka.

Berita Lainnya  Sempat Diperbolehkan Pulang, Warga Ponjong Jadi Warga Gunungkidul Pertama Positif Corona

Penanganan terhadap para anak terlantar ini menurut Heri harus cepat dilakukan. Jangan sampai permasalahan semacam ini berlarut-larut, akan berbahaya bagi masa depan anak terlantar ini. DPRD Gunungkidul sendiri telah mengesahkan Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak pada Desember 2020 lalu.

“Kita sikapi untuk lebih optimal lagi, sehingga angka itu bisa berkurang. Kita sahkan Perda yang berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak itu juga sebagai upaya memperhatikan golongan ini,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler