Pariwisata
Perkiraan Puncak Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mencatat kawasan obyek wisata Gunungkidul sudah mulai dipadati oleh wisatawan sejak 3 hari terakhir. Adapyn kawasan yang menjadi tujuan wisatawan adalah pantai selatan Gunungkidul.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengatakan, berdasarkan data yang ada, sejak hari Jumat, (20/03/2026) kunjungan wisatawan sudah mulai meningkat drastis dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Pada Jumat tersebut, setidaknya ada 11 ribu pengunjung masuk ke obyek wisata. Kemudian pada Sabtu, (21/03/2026) ada lebih dari 25 ribu pengunjung masuk ke obyek wisata.
“Untuk puncak kunjungan wisatawan diprediksi pada hari ini, Minggu (22/03) dan Senin, (23/03) besok,” kata Nanang Putranto.
Ia menjelaskan kunjungan wisatawan baik pemudik Gunungkidul maupun dari daerah di DIY dan sekitarnya ini didominasi ke kawasan pantai selatan. Dengan demikian sejumlah destinasi seperti air terjun Sri Gethuk, Kali Suci, Goa Pindul dan wisata pilihan lainnya kurang diminati oleh wisatawan.
“Untuk kawasan wisata tersebut (Sri Gethuk, Kali Suci, Goa Pindul) sudah ada kunjungan di 2-3 hari ini. Walaupun jumlahnya memang tidak sebanyak yang ke arah pantai,” jelasnya.
Bedasarkan CCTV yang dapat di akses di kawasan tempat pemungutan retribusi (TPR) dan sejumlah obyek wisata pantai selatan memang sejak pagi sudah mulai ramai pengunjung. Antrian kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan, utamanya menuju destinasi wisata di kawasan pantai Drini.
Diberitakan sebelumnya, pada libur lebaran ini pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 93.191 orang dengan target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1.701.128.700.
“Target ini terhitung dari tanggal 20 sampai dengan 25 Maret. Kawasan pantai selatan masih mendominasi,” kata Yohanes Nanang Putranto.
Untuk menyambut kunjungan wisatawan ini, berbagai persiapan telah dilakukan. Mulai dari dukungan keamanan dan kenyamanan wisatawan, infrastruktur, serta sarana prasarana yang memadai. Termasuk dalam hal pembayaran retribusi wisata pun diupayakan yang mudah dan modern.
Terobosan yang belakangan diterapkan dsn terus digencarkan oleh pemerintah adalah dengan diterapkannya opsi transaksi pembayaran retribusi dengan cashless atau non tunai. Semua pos retribusi direncanakan dapat melayani pembayaran dengan sistem tersebut.
Sehingga pembayaran lebih praktis, efisien dan modern. Pemerintah kabupaten Gunungkidul saat ini tengah memulai langkah tata kelola pariwisata modern, transparan, dan berbasis data.
Lebih lanjut Nanang mengatakan, sebagai upaya mendukung keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke Gunungkidul, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI Polri, Satpol, PMI, Dinas Kesehatan Satlinmas, Pokdarwis dan instansi pemerintahan lainnya agar pelayanan yang diberikan maksimal.
“Selain instansi pemerintah, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kesiapan menyambut wisatawan, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola desa wisata, serta para pelaku usaha pariwisata,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Priyo Tri Handoyo mengatakan, pihak kepolisian disiagakan untuk melakukan pengamanan jalur wisata. Ada beberapa titik jalan yang rawan kemacetan seperti ruas jalan menuju kawasan Obelix, Gesing, dan Drini. Mengingat di kawasan tersebut terdapat destinasi yang minat wisatawan berkunjung sangat tinggi.
“Jika terjadi tumpukan kendaraan yang panjang maka akan kami lakukan rekayasa lalu lintas,” ucap Kasat Lantas.
AKP Priyo menjelaskan, apabila jalan menuju kawasan Obelix terjadi kemacetan panjang maka akan diberlakukan 1 arah, yakni pintu masuk melalui simpang tiga Gabug dan keluar melalui simpang tiga Jelok.
Kemudian jalur masuk ke Heha Ocean View di kawasan Gesing yakni melalui Simpang 3 Girisekar-Simpang 3 Bolang-Heha Ocean View. Sedang untuk keluarnya Heha-simpang 3 Bolang-simpang 4 Legundi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
