Pariwisata
Gunungkidul Raup Pundi-pundi PAD 2,8 Miliar Selama 6 Hari
Wonosari,(pidjar.com)– Selama libur lebaran ini, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gunungkidul tumpah ruah. Data dari Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olaharaga Gunungkidul selama 6 hari terakhir kunjungan wisatawan mencapai 230.669 orang.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, wisata di Gunungkidul memang menjadi idola para wisatawan untuk menikmati masa libur mereka. Pada libur lebaran ini, kunjungan wisatawan ke Bumi Handayani membludak.
Sejak tanggal 19 Maret wisatawan yang masuk obyek wisata baik kawasan pantai selatan dan wisata minat meningkat drastis. Berdasarkan data dari dinas, tercatat sejak 19 Maret sampai 24 Maret 2026 ada 230.669 pengunjung dengan pendapatan asli daerah mencapai Rp 2.856.667.200.
Kunjungan tertinggi yakni dihari Minggu, Senin dan Selasa. Adapun pada Senin, (23/03) kemarin tercatat ada 68.233 pengunjung dengan pendapatan Rp 848.560.500. Sedangkan di hari Selasa, (24/03) terdapat 65.993 pengunjung dengan PAD sebesar Rp 822.328.600.
“Masih ada sehari ini (Rabu) yang masuk dalam hitungan libur lebaran. Untuk sekarang pantauan teman-teman di lapangan kawasan wisata masih ramai,” kata Eko Nur Cahyo saat dihubungi Rabu siang.
Ia menjelaskan pantai selatan masih mendominasi kunjungan tertinggi di wilayah Gunungkidul. Namun demikian, untuk kawasan wisata jenis lain juga tetap ada peningkatan kunjungan.
“Untuk PAD dan target pengunjung pada libur lebaran ini terlampaui,” sambungnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada libur lebaran ini terdapar bwberapa keluhan wisatawan yang masuk ke Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olaharaga Gunungkidul. Mulai dari keluhan akses jalan ke obyek wisata yang kurang memadai karena jalan rusak dan kepadatan lalu lintas sehingga menyebabkan kemacetan panjang hingga keluhan terkait pelayanan dari pelaku jasa usaha wisata yang kurang memuaskan.
“Ada prinsipnya keluhan wisatawan kami tampung dan menjadi evaluasi bersama, untuk kedepannya bisa ditanggulangi agar dapat terpecahkan solusinya,” sambung dia.
Sementara itu, Kapospam Hargodumilah mengatakan, sejak masuk libur lebaran sepekan terakhir arus lalu lintas keluar masuk Gunungkidul sangat tinggi. Saat pagi, kendaraan dari luar daerah banyak masuk ke Bumi Handayani baik pemudik ke Gunungkidul maupun para wisatawan.
Kemudian mulai pukul 16.00 WIB arus lalu lintas kembali padat utamanya kendaraan yang hendak turun ke Jogja atau kembali ke asal masing-masing. Kepadatan kendaraan ini terjadi hingga pukul 20.00 WIB lebih.
“Sore kepadatan terjadi di simpang tiga PJR Patuk kendaraan dari timur dan barat hendak ke Heha dan Picniq ada juga yang hendak turun ke Jogja. Sehingga pengamanan kami fokuskan di simpang 4 tersebut,” jelasnya.
Sejauh ini, meski terjadi peningkatan kendaraan namun dapat segera terurai. Pengguna jalan tidak hanya melewati jalur utama, namun mulai banyak yang melewati jalur-jalur alternatif yang landai atau tidak berbahaya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
