Pariwisata
Uji Coba Penerapan Protokol Covid19 Dimulai, Pemkab Tak Akan Buru-buru Buka Obyek Wisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Antusiasme untuk berlibur saat ini didambakan oleh banyak orang. Selama pandemi covid19 berlangsung ini, sejumlah obyek wisata di Gunungkidul memang ditutup. Namun begitu, Gunungkidul dengan ratusan destinasi wisata tak mau gegabah dalam membuka kembali kawasan wisata yang ada. Pada Jumat (12/06/2020) ini, pemerintah mulai melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan berkaitan dengan Covid-19 di lokasi wisata.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menuturkan, pihaknya mulai melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata mengadapi era new normal. Namun, tahapan ini baru akan dilakukan pada Usaha Jasa Pariwisata (UJP).
“Rencananya simulasi dilakukan di Rumah Makan Tan Tlogo dan Kali Suci,” ucap Harry melalui pesan WA.
Ia mengatakan, selain itu juga akan dilakukan simulasi di Gunung Api Purba, Nglanggeran, Kapanewon Patuk, dan Pantai Baron, serta Pantai Kukup, di Kapenawon Tanjungsari. Nantinya, simulasi ini akan dievaluasi untuk menyusun laporan apakah sudah layak untuk uji coba pembukaan lokasi pariwisata.
“Kita tidak akan melibatkan pengunjung, namun hanya melibatkan beberapa orang pengelola sampai penduduk di sekitar destinasi,” kata dia.

Dalam simulasi tersebut, akan dibuat bagaimana suatu destinasi wisata menyambut wisatawan. Salah satunya dengan pengecekan di pintu masuk hingga parkiran.
“Nanti akan dievaluasi apakah layak untuk diujicoba dengan melibatkan pengunjung,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah menambahkan, pihaknya terus berupaya menyusun rencana pembukaan pariwisata. Namun demikian, semuanya perlu diukur dan dilihat apakah nanti penambahan kasus corona semakin banyak atau tidak.
“Kami tidak tergesa-gesa untuk membuka destinasi wisata, yang penting semuanya aman,” kata Badingah.
Dia berharap semua bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Yakni dengan menggunakan masker saat keluar rumah, dan menjaga kesehatan.
“Mulai komunikasi dengan petugas keamanan,” katanya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
