Pemerintahan
Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Jati Diri Bangsa, Tenaga Pendidik di Gunungkidul Disiapkan Sambut Mata Pelajaran PMP
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul sangat mendukung dikembalikannya mata pelajaran moral pancasila (PMP) yang selama ini digaungkan pemerintah pusat. Nantinya diharapkan dengan PMPdapat memupuk kembali pemahaman yang luas mengenai moral dan Pancasila pada kaum muda dan masyarakat yang saat ini mulai terkikis.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid mengungkapkan jika nantinya wacana dari pemerintah pusat ini benar terealisasi, pihaknya sangat siap melakukakannya. Kesiapan dinas sendiri bukan hanya bualan semata, pasalnya mulai saat ini pihaknya telah menyiapkan sumber daya manusia dalam hal ini tenaga pengajar.
“Intinya kami siap, tapi untuk pelaksanaan harus ada surat resminya. Hingga sekarang surat tersebut belum ada dan kami menunggu untuk melaksanakan kebijakan mengembalikan PMP untuk diajarkan lagi di sekolah. Tapi saat ini SDM kita sudah siap,” ujar Bahron, Jumat (02/08/2019).
Kesiapan sendiri bukan hanya untuk melaksanakan program pemerintah semata. Disamping itu, PMP diharapkan menjadi dasar ilmu untuk menunjukan jati diri sebagai warga Indonesia. Sehingga ciri khas warga Indonesia yang memiliki karakter sopan santun dan nasionalis tidak lagi memudar dan justru akan semakin kuat.
“Selain program dari pemerintah ini tentu kami dukung. Jangan sampai genersi penerus justru lupa dengan nilai-nilai yang harus ditanamkan pada diri mereka sesuai dengan jati diri orang Indonesia,” kata Bahron.
Lebih lanjut beberapa tahun belakangan, untuk menambahkan semangat pengamalan Pancasila dan pemberian wawasan kebangsaan pada pelajar Gunungkidul, pihaknya mulai menerapkan disiplin disetiap sekolah untuk melakukan inovasi dalam menumbuhkan jiwa Pancasila. Hal-hal yang sekiranya terlihat kecil namun berdampak luar biasa juga terus diterapkan.
“Misalnya sekolah kita wajibkan melakukan upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan dan beberapa cara lain. Sebenarnya ini memang sudah lama dilakukan, tapi seiring berkembangnya waktu jangan sampai ditinggalkan” tambah dia.
Pemahaman ini diharapkan mampu menjadi sebuah pondasi menangkal paham radikalisme dan paham-paham menyimpang lainnya. Seluruh sekolah baik negeri maupun yang berbasis keagamaan pun diwajibkan untuk melakukan pengamalan Pancasila. Sebenarnya tidak hanya dari sekolah saja dan dinas saja, melainkan dari instansi lain juga melakukan hal serupa.
“Misalnya saja dari TNI, mereka lebih menyasar masyarakat umun dan masuk ke desa-desa. Sehingga demikian, pemahaman masyarakat yang sekarang mulai pudar dapat kembali dipupuk dengan baik,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
