Pemerintahan
Persiapan Penyekatan Mudik Lebaran, Dishub : Ada Pengecualian Kendaraan yang Tetap Boleh Masuk
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat telah resmi melarang mudik lebaran pada tahun 2021 ini. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan potensi penyebaran covid-19 di daerah. Kendati demikian, tidak semua dilarang, pemerintah memberikan beberapa pengecualian terhadap kritria tertentu.
Kepala Seksi Operasi dan Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat pelarangan mudik akan efektif tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Mulai tanggal tersebut aparat pengamanan juga akan mulai efektif dalam penjagaan dan penyekatan di wilayah-wilayah tertentu untuk mengantisipasi pemudik masuk.
“Nanti akan didirikan posko penyekatan dari kepolisian. Dinas Perhubungan, Satpol PP dan instansi lain nanti menyesuaikan,” kata Bayu, Kamis (22/04/2021).
Kendaraan umum yang mengangkut pemudik tidak diperbolehkan masuk ke Gunungkidul. Namun begitu, sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat ada pengecualian bagi kendaraan yang masuk diantaranya mereka yang bekerja atau pergi dinas, sakit, ibu hamil, pendamping ibu hamil, kemudian masih masuk wilayah aglomerasi sesuai dengan yang dikecualikan.
“Tentu akan selektif nanti,” imbuhnya.
Selain pos penyekatan, nantinya juga akan didirikan pos pengamanan jalur dan obyek wisata. Dimungkinkan untuk pos pengamanan ini akan berlangsung sampai 21 Mei mendatang.
Adanya pelarangan mudik oleh pemerintah ini, membuat sejumlah kabupaten lain sejak awal puasa sudah banyak pemudik yang masuk. Akan tetapi untuk di Gunungkidul, berdasarkan pantauan dari dinas perhubungan dan pihak terminal masih belum ada lonjakan pemudik.
“Kalau di terminal Dhaksinarga masih landai. Belum ada tanda-tanda pemudik masuk melalui terminal,” paparnya.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Risyanto mengatakan, berkaitan dengan pelarangan mudik ini pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk menentukan titik penyekatan dan pengamanan. Disinggung mengenai penyekatan yang dilakukan apakah juga di jalur-jalur alternatif, dirinya masih belum bisa berkomentar banyak.
“Kami baru akan lakukan rapat internal terkait lokasi penyekatan dan pengamanan. Kalau sudah ada kesepakatan nanti akan diinformasikan,” ujar Iptu Risyanto.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
