Info Ringan
Persiapan PON 2024, PDBI Gunungkidul Kian Maksimalkan Skill Para Atlet
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Gunungkidul terus memaksimalkan persiapan atlet drumband untuk mengahadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024. Mulai dari stamina, fisik, dan pemantapan materi yang dibawakan.
Ketua PDBI Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan persiapan untuk PON XXI 2024 mendatang terus dilakukan. Hampir setiap minggu, para atlet-atlet ini melakukan latihan agar semakin fasih dan lebij baik lagi. Persiapan terus dimaksimalkan termasuk meningkatkan kemampuan fisik para atlet.
“Terus kami tingkatkan untuk kapasitas para atlet ini. Kalau untuk fisik saya yakin sudah siap, termasuk untuk teknik-teknik khusus juga dilatih untuk diterapkan,” papar Bahron.
“Soft skill kami tingkatkan, makanya kami mengundang pelatih dari Yamaha untuk mendalami dan meningkatkan kompetensi pemakaian alat musih tiup,” sambungnya.
Menurutnya, peningkatan kemampuan fisik sangat penting, karena pihaknya menargetkan medali emas sebanyak-banyaknya untuk mengukir prestasi dan membanggakan DIY khususnya untuk Gunungkidul.
“Kita optimistis bisa mempersembahkan emas sebanyak-banyaknua di PON mendatang. Tentunya itu juga butuh kerja keras untuk itu kami gembleng terus untuk peningkatan kualitas dan skill para atlet,” jelas dia.
Pelatih kontingen Gunungkidul, Jeffry mengatakan latihan terpusat terus dilakukan. Untuk memperkuat kemampuan maka dari itu PDBI Gunungkidul mengundang pelatih khusus dari luar daerah.
“Kami diberikan teknik-teknik khusus untuk lebih mudah dan menghemat energi saat memainkan alat musik,” ucap Jeffry.
“Untuk latihan ini tanggal 10 dan 11 Februari. Kemudian kami juga mendapat bantuan alat musi
Pelatih Yamaha, Eric Awuy mengatakan secara keseluruhan materi yang dikuasai oleh kontingen Gunungkidul sudah bagus. Para atlet ini memiliki peluang besar untuk meraih medali cukup banyak pada PON 2024 mendatang.
“Sudah cukup bagus, dari kami ini hanya memberikan polesan-polesan sedikit dan memberikan teknik-teknik khusus agar lebih mudah,” ucap Eric.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya18 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
