Pariwisata
Pertahankan Status Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dan Green Card, Dispar Gunungkidul Giatkan Promosi Wisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Hasil revalidasi dinyatakan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark kembali mendapatkan green card atau masih menjadi anggota UNESCO Global Geopark. Berkaitan dengan hal itu, maka rekomendasi yang masuk tersebut harus ditindak lanjuti oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. Untuk terus mempromosikan wilayah Gunungsewu UNESCO Global Geopark beberapa kegiatan dilakukan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul.
Kepala Seksi Promosi Wisata Dinas Pariwisata Gunungkidul, Sofyan Dwi Aryanto mengatakan,
Seksi Promosi Wisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Sofyan Dwi Aryanto proses revalidasi tahap II Gunung Sewu UNESCO Global Geopark telah dilakukan dan diumumkan dalam konferensi M’Goun UNESCO Global Geopark di Maroko. Dimana Gunung Sewu UNESCO Global Geopark yang terbentang dari Gunungkidul, Wonogiri hingga Pacitan berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk yang kedua kalinya dan mendapatkan Green Card kembali.
“Green card berhasil didapatkan dan dipertahankan, tentu kami dari 3 kabupaten yang masuk dalam Gunung Sewu UNESCO Global Geopark bersyukur atas hal itu,” kata Sofyan Dwi Aryanto.


Pada saat itu wilayah di Kabupaten Gunungkidul ada 4 titik lokasi yang dikunjungi dalam revalidasi II yaitu Geosite Wedi Ombo di Jepitu Girisubo, Geosite Kalisuci Pacarejo Semanu, Geopark Corner SMP N 1 Wonosari dan Geosite Nglanggeran di Patuk.
Lebih lanjut Sofyan mengatakan, untuk mempromosikan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark serta pariwisata di Bumi Handayani, Dinas Pariwisata Gunungkidul menyelenggerakan kegiatan Fam Trip yang berlokasi di Geosite Nglanggeran Patuk, Geosite Kali Suci Pacarejo Semanu dan Wunung Giri Sela Kandha.
“Kemarin selama 2 hari kami ada kegiatan promosi, untuk aktivitasnya mulai dari soft trip Gunung Api Purba Nglanggeran, Workshop Batik, Workshop Coklat, Jemparingan, Workshop tari tradisional dan susur goa Kali Suci,” sambung dia.
Dengan edukasi workshop ini diharapkan semakin menambah wawasan dan pengetahuan berkaitan dengan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul. Kemudian dapat turut mempromosikan wisata Gunungkidul khususnya Gunung Sewu UNESCO Global Geoaprk.
“Fam Trip berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 21-22 Oktober 2023 kemarin. Kami ulaskan mengenai potensi wisata dan budaya Gunungkidul,” tutupnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
