Budaya
Pertunjukan Amba Menagih Janji, sebuah Perjalanan Sunyi
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta menggelar pertunjukan teater dengan naskah “AMBA MENAGIH JANJI”. Pagelaran tersebut merupakan bagian dari tugas akhir keaktoran Bilqis Binar Tamaraya. Naskah pertunjukan ini terinspirasi dari novel karya Pitoyo Amrih yaitu Perjalanan Sunyi Bismadewabrata.
Secara singkat naskah ini menceritakan tnpa cinta seorang wanita, barangkali sepanjang hidupnya, Bisma akan benar-benar mengarungi Jalan Sunyi. Ia telah bertekad hendak menjalani hidup sebagai seorang Wahdat tidak menikah dan tak memiliki keturunan, agar kelak tak terjadi perebutan tahta di Hastinapura. Ia rela melepas haknya sebagai Pewaris tahta, diberikan pada Wicitrawirya saudara tirinya. Ia bahkan menyanggupi ketika diutus memenangkan sayembara agar bisa memboyong Amba, Ambika, Ambalika, putri Raja Kasindra untuk diperistri saudara tirinya.
Bisma telah membuat keputusan besar dalam hidupnya, meskipun cinta itu belum hadir dalam kehidupannya, tanpa menyadari kadang cinta bisa dengan tiba-tiba menyusupi hati merasuki jiwa dan menguasai hidup manusia, dalam bentuk yang tak terbayangkan sebelumnya.
Sebagaimana kehadiran AMBA dengan cinta ditengah perjalanan hidupnya. Bisma tak bisa mengingkari bahwa ia jatuh cinta pada Amba. Namun rasa itu tersekat oleh janji dan sumpahnya. Amba tak menyesali diri mati tangan Bisma, karena ia percaya Bisma mencintainya dan akan setia menunggu sampai Amba menjemputnya untuk bisa bersama lagi di swargaloka.
Pertunjukan Amba Menagih Janji masih menjadi bagian dari Tugas Akhir dengan dosen pembimbing Nanang Arisona, M.Sn dan Rano Sumarno, M.Sn. Sutradara Tito Pangesthi Adji, Asisten Sutradara Daniel Godan, Edja SAC, para pemain yaitu Bilqis Binar Tamaraya, Daniel Godan, Nanda Arif Susanto, Seteng Sadja, Rahma, Chintya, Yusuf, Fito, Ajiz, Ade, Panca, Arif, Nanang, Gutet, Rozzaq, Chata, Melati, Sofya, Indah. Pada tim Produksi ada di Pimpinan Produksi yaitu Noorfitri Rizky, Stage Manager: R. Windhi, Nurdiana, Publikasi dan Dokumentasi yaitu Indah, Ogik, Junior, Harya, Penata Rias yaitu Puti dan Reha, Penata Kostum yaitu David, Okti, Puja, Sofya, Penata Artistik yaitu Jonathan Ongky, Penata Cahaya yaitu Dzaki Pong dan Dino Manggala.
Penata Musik yaitu Maria, Alfianluis, Agis, Roy, Dev, Rijal, Boni, Vincent, Ratri, Tim Perlengkapan yaitu Farhan dan Rayvan, Tim Dokumentasi yaitu Pictutur Creative dibantu oleh tim produksi yaitu Risma, Utami, Zee, Awan, Erwin, Sasky, Rani, Zahra, Nanang.

Pertunjukan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2023 di Plaza Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta pukul 19.30 WIB, dan untuk menonton pertunjukan ini tidak dipungut biaya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
