Sosial
Polisi Waspadai Kurir Narkoba Berbaur Dengan Pemudik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Maraknya kasus penyalahgunaan serta peredaran narkoba di Gunungkidul menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Terlebih mendekati musim mudik ini, dikhawatirkan akan terjadi peningkatan peredaran obat terlarang tersebut.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, puluhan remaja berhasil diringkus Sat Res Narkoba Polres Gunungkidul sejak Januari 2018 ini. Ribuan barang bukti berupa pil serta paket sabu juga berhasil disita petugas dalam operasi selama 6 bulan terakhir ini.
Selama ini pereraran narkoba di wilayah Gunungkidul dilakukan oleh kalangan remaja, bahkan tak jarang juga oleh anak-anak yang masih di bawah umur. Peredaran melalui tangan ke tangan ini sangat cepat tersebar lantaran pergaulan lingkungan yang kurang tepat.
Selama ini pula, barang bukti yang diamankan petugas berasal dari luar Gunungkidul. Dalam artian, sampai saat ini belum ditemukan pabrik atau rumah pembuat barang haram di Gunungkidul. Bumi Handayani disebut hanya sebagai salah satu lokasi pemasaran saja.
Kasat Res Narkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengatakan, bahwa pihak kepolisian terus melakukan monitoring terhadap peredaran narkoba di Gunungkidul. Terlebih pada musim mudik seperti saat ini.
"Biasanya dari luar, kita antisipasi dan berusaha memonitor adanya peredaran yang ikut meningkat saat mobilitas masyarakat tinggi," kata Tri Wibowo kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Selasa (12/06/2018).
Bahkan secara terang-terangan Tri Wibowo juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya pemudik yang menjadi kurir barang haram itu. Namun demikian, pihaknya tidak akan gegabah dalam mengambil respon untuk monitoring tersebut.
"Untuk teknisnya tidak bisa saya sampaikan. Bisa saja pemudik atau orang yang ikut membaur dengan warga Gunungkidul yang pulang ke kampung halaman menjadi kurir," paparnya.
Tri Wibowo menambahkan, saat ini peran keluarga merupakan hal penting dalam pencegahan atau deteksi dini adanya penyalah gunaan narkoba. Keluarga juga diharapkan mampu tempat yang nyaman terutama bagi remaja dan anak-anak agar terhindar dari bahaya narkoba.
"Kalau di Gunungkidul itu pil yang banyak, terlebih yang bisa dibeli di apotik. Jangan sampai disalah gunakan hal semacam ini. Keluarga kita harapakan mampu menjadi tempat monitoring pertama," pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
