fbpx
Connect with us

Sosial

Antisipasi Kecelakaan di Tikungan Maut, Warga dan Petugas SAR Kerja Bakti Pasang Bantalan

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Jalan menuju Pantai Wediombo Km 3 tepatnya di Padukuhan Nglaban, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo beberapa tahun lalu menjadi jalur rawan kecelakaan. Lintasan menurun disambung tikungan kerap kali memakan korban, terutama para wisatawan yang memang tidak hafal medan. Tak jarang kecelakaan yang terjadi tersebut sampai memakan korban luka berat.

Kondisi jalan yang memang sangat berbahaya membawa keprihatinan dari warga setempat serta petugas SAR Wilayah I Pantai Sadeng. Sejak 8 tahun terkahir, petugas SAR bersama masyarakat aktif secara mandiri selalu bergotong royong di lokasi tersebut untuk mengurangi dampak resiko dari kecelakaan yang mungkin berpotensi terjadi. Sejumlah karung dipasang di tikungan dengan harapan nantinya jika ada pengguna jalan terperosok, terhindar dari bebatuan di pinggir jalan tepat di tikungan tersebut.

Diungkapkan oleh Koordinator SAR Sat Linmas Wilayah I Pantai Sadeng, Sunu Handoko, jalan yang kerap dikenal oleh warga setempat dengan sebutan Tikungan Gedangkluthuk itu sekilas memang nampak biasa-biasa saja. Namun justru dengan anggapan itu, pengguna jalan kerap kali terjebak.

"Nyatanya dulu meskipun rambu-rambu peringatan terpasang masih banyak pengendara yang melaju terlalu kencang dan akhirnya kehabisan jalan dan menabrak benatuan tajam di situ," ujar Sunu, Rabu (13/06/2018).

Sunu menambahkan, akibat kecelakaan itu banyak korban mengalami luka berat seperti cedera kepala dan patah tulang. Lantaran banyaknya kejadian mengerikan, sejak tahun 2010 lalu, pihaknya dan warga bekerja sama untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Langkah yang diambil SAR Wediombo yakni selalu menaruh kotoran gergaji (grajen) yang dimasukan ke dalam karung dan kami tata menutupi bebatuan disekitar pinggir jalan menikung itu. Dari warga Padukuhan sendiri juga berkontribusi dengan mengecor jalan agar bisa lebih lebar," lanjut Sunu.

Maksud dan tujuannya, sambung Sunu, jika kemungkinan terburuknya ada korban yang mengalami kecelakaan maka tidak mengenai batu yang ada di pinggiran. Sehingga korban tidak mengalami benturan yang mengakibatkan korban luka berat.

"Walupun notabene itu bukan tugas dan tanggung jawab kami sebagai SAR pantai namun kami sadar itu tanggung jawab kita bersama sebagai sesama manusia. Dan hal itu kami nilai berhasil, dan dapat meminimalisir korban luka berat," terang dia.

Sunu menghimbau kepada para calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Gunungkidul agar tidak ketakutan. SAR sendiri mengaku siap menyambut wisatawan yang berkunjung nantinya.

"Berhati hatilah dalam berkendara, patuhi rambu-rambu yang ada dan yang paling utama cintai diri anda dan keluarga. Bersukacitalah senantiasa, Tuhan sayang kita semua. Gusti tansah berkahi," pungkas Sunu.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler