Sosial
Prihatin Dampak Kekeringan, Organisasi Masyarakat Hingga Komunitas Mobil Bagi-bagi Air Bersih
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masalah kekeringan masih terus menghadapi masalah pelik yang belum bisa teratasi utamanya di wilayah pinggiran. Sejumlah komunitas dan beberapa dermawan pun kini tergerak untuk membantu penanganan jangka pendek dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dengan melakukan dropping air. Beberapa bulan terakgir, selain pemerintah yang melakukan droping air dari pihak swasta memang mulai aktif membantu memberikan bantuan pada masyarkat yang terdampak kekeringan.
Seperti yang dilakukan Ikatan Keluarga Girisubo Rongkop (Ikagiro) beberapa hari lalu. Mereka melakukan kegiatan sosial dengan melakukan dropping air bersih di dua kecamatan yakni Girisubo dan Rongkop.
“Kegiatan ini sudah berlangsung dalam dua tahun terakhir ini,” ujar koordinator Ikagiro, Deni Muryanto, Minggu (28/07/2019).
Ia menambahkan, dalam aksi kali ini pihaknya menyasar dua desa yakni di Pucung, Girisubo dan Melikan, Rongkop. Dipilihnya dua wilayah itu lantaran saat ini warga di kawasan tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk menunjang segala aktifitas yang membutuhkan air.
“Setelah ini kita akan mengadakan bakti sosial air bersih lagi untuk gelombang ke-2 ke-3 dan ke-4 yang akan ditujukan kepada warga yang kekeringan di wilayah Rongkop Girisubo yang lainnya. Karena banyak wilayah yang kekeringan selain desa Pucung Girisubo dan Melikan Rongkop,”kata Deni.

Ikagiro sendiri selain sebagai organisasi sosial juga bisa dikatakan sebagai penyalur bakti sosial. Hal itu karena donasi yang disalurkan Ikagiro bukan hanya donasi dari anggota organisasi saja, melainkan dari donatur luar yang menitipkan sebagian rizkinya lewat Ikagiro. Dana yang didapat nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang sekiranya membutuhkan.
“Ikagiro sendiri adalah organisasi resmi yang sudah memiliki rekening bank atas nama Ikagiro. Mungkin ada sanak saudara atau masyarakat yang ingin menyalurkan sebagian rizkinya bisa menyalurkan ke rekening Ikagiro 6976-01-016862-53-4,” terang dia.
Tak hanya Ikagiro, Club Avansa Xenia (AXS) juga ikut tergerak dengan menyalurkan puluhan tangki air bersih ke wilayah Bohol, Kecamatan Rongkop. Tak hanya itu, nantinya setelah antrian tangki tersedia, pihaknya akan melakukan kegiatan serupa di wilayah Ngawen dan Gerangsari.
“Rencananya ada 30 tangki, kita dari AXS Jogja ini di Gunungkidul ada sekitar 50 anggota. Apa yang kita lakukan ini murni ingin membantu sesama yang saat ini mengalami kesulitan air bersih,” imbuh koordinator AXS, Aris yang juga merupakan Bhabinkamtibmas Desa Baleharjo itu.
Tak hanya dropping air bersih saja, komunitas mobil ini juga melakukan kegiatan sosial lainnya. Namun kegiatan itu dilakukan pada lebaran kemarin.
“Kita kemarin memberikan santunan kepada pantiasuhan. Kalau yang droping air ini kita lakukan Jumat kemarin,” terang dia.
Beberapa hari lalu, Ikatan Anak Rantau Gungkidul pun juga memberikan bantuan berupa air bersih di kawasan Rongkop, Girsubo dan sekitarnya. Nampaknya kawasan yang berada di sisi timur dan selatan ini menjadi perhatian khusus para donator dan komunitas tertentu, mengingat daerah ini berada di kawasan yang dikelilingi gunung dan memang seringkali warganya kesulitan mendapatkan air bersih.
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki memaparkan hingga bulan Juli 2019 jumlah jiwa yang terdampak kekeringang sebanyak 134.929 jiwa.
“134.292 jiwa tersebut tersebar di 421 Dusun di 14 Kecamatan di Gunungkidul,” imbuhnya.
Ia menjelaskan untuk mengatasi kekeringan tersebut pihaknya tetap menghunakan cara droping air menggunakan truk tangki yang dimiliki oleh BPBD Gunungkidul. Selain BPBD Gunungkidul yang melakukan droping kecamatan-kecamatan juga melakukan hal yang serupa.
“Di Kecamatan yang terdampak kekeringan susah ada anggarannya untuk droping air, dan itu sudah dilakukan sejak lama. Beberapa daerah juga telah terbantu dengan masuknya perpipaan dari PDAM maupun SPAMdes dan SPAMdus,” ucapnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
