Peristiwa
Pulang Habis Ambil Uang di Bank, PNS Jadi Korban Pencurian Pecah Kaca
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi halaman sebuah rumah di Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari pada Jumat (22/02/2019) siang tadi. Pada kejadian ini, pencuri berhasil menggondol sejumlah uang tunai maupun barang elektronik. Akibatnya, korban yang merupakan ASN di Balai Dikmen Gunungkidul harus menderita kerugian hingga mencapai belasan juta rupiah.
Di ungkapkan oleh korban, Sarjuno, warga Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, kejadian tersebut bermula ketika dirinya pulang usai mengambil uang di bank BPD DIY Wonosari sekitar pukul 10.15 WIB. Sesampainya di rumah, ia langsung memarkirkan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AB 1256 KD di halaman rumahnya.
“Saya masuk ke rumah kemudian pergi ke toko elektronik untuk membeli bohlam lampu,” kata Sarjuno.

Polisi memeriksa pacahan kaca
Baru sampai di toko, ia ditelefon keluarganya yang memberikan kabar bahwa mobil miliknya yang diparkir telah dirusak. Seketika pula ia pulang ke rumah dan langsung memeriksa mobil miliknya itu. Dipaparkan korban saat itu, ia memang sempat meninggalkan sejumlah barang di dalam mobil. Untuk itulah kemudian ia melakukan pengecekan.
“Ketika saya pulang saya lihat mobil kaca belakang kanan sudah pecah. Saat dicek, uang sejumlah Rp 9,7 juta laptop, flasdisk dan beberapa kartu penting sudah hilang,” imbuh dia.
Ia menambahkan, pada saat kejadian, pihak keluarga sempat melihat ada seseorang mencurigakan. Keluarga yang melihat gerak-gerik mencurigakan tersebut lantas meneriaki pria mencurigakan itu. Namun, begitu mendengar adanya teriakan, pria tak dikenal itu langsung kabur dan kemudian dijemput temannya menggunakan sepeda motor.
“Ada dua orang, yang satu eksekusi dan yang satu nunggu di luar,” terang Sarjuno.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama membenarkan perihal adanya kejahatan pencurian dengan modus pecah kaca di wilayahnya. Pihaknya yang telah mendapatkan laporan kemudian telah menerjunkan anggota ke lokasi untuk mengamankan TKP sekaligus juga mengumpulkan keterangan maupun bukti. Polsek Wonosari juga kemudian menghubungi tim Inafis Polres Gunungkidul untuk melakukan pemeriksaan.
“Masih kita periksa, menunggu korban laporan secara resmi juga,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
