Pemerintahan
Raperda Dibahas, Tarif Parkir di Gunungkidul Akan Segera Dinaikan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tarif parkir di Gunungkidul tak lama lagi akan mengalami kenaikan. Tarif yang saat ini berlaku disebut sudah tidak relevan lagi lantaran terlalu kecil. Dengan adanya kenaikan tarif tersebut, diharapkan nantinya bisa menambah secara signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi parkir Kabupaten Gunungkidul.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto menuturkan bahwa DPRD Gunungkidul saat ini tengah menggodog Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang mengatur perparkiran tersebut. Pembahasan kembali Perda Perparkiran ini disebutkan Purwanto memang sudah saatnya untuk ditinjau kembali mengingat adanya perkembangan dinamika zaman yang terjadi saat ini.
Adapun salah satu yang cukup signifikan dalam peninjauan kembali Perda Perparkiran adalah perihal kenaikan tarif. Purwanto memaparkan bahwa pihaknya membahas untuk menaikan tariff parkir sepeda motor yang selama ini hanya Rp500 menjadi Rp1000. Sementara untuk tarif parkir mobil, yang saat ini Rp1.500 akan dinaikan menjadi Rp2.000.
“Sebenarnya saat ini tarif yang biasa dipungut ke masyarakat adalah ini. Jika kita resmikan, tentunya target pendapatan retribusi bisa kita naikan,” papar Purwanto, Minggu (12/08/2018).
Meski begitu, menurut Purwanto nantinya penaikan tarif ini akan diimbangi dengan peningkatan pelayanan. Kepada warga masyarakat yang membayar tariff parkir secara resmi, pihaknya mengusulkan adanya skema asuransi. Sehingga jika ada kehilangan atau kerusakan, ada mekanisme ganti rugi yang didapat masyarakat.
Pemberlakuan asuransi ini disebutkan politisi Partai Gerindra ini tidak masalah. Ongkos premi asuransi terkait mekanisme ini tidak akan terlalu besar dan tidak memberatkan pengelola parkir.
“Hanya beberapa ratus rupiah saja, sudah tertanggung dengan adanya penaikan tarif,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto menambahkan, dalam raperda perparkiran yang tengah dibahas, nantinya akan mencantumkan sanksi untuk para jukir liar. Penambahan itu dilakukan sebab di Perda lama nomor 7/2011 tentang penyelenggaraan perparkiran di Gunungkidul belum mencantumkan sanksi bagi jukir liar.
Selain itu, dalam Raperda ini juga nantinya akan lebih merinci persyaratan pengajuan pengelolaan parkir serta lokasi yang ditentukan.
“Tarif berbayar per jam juga akan kami atur. Termasuk juga memperinci parkir untuk lansia serta ibu hamil.
Raperda ini imbuhnya tidak hanya sekedar respon semata, tapi bisa menjadi penyelesaian masalah. Menurutnya saat ini yang terpenting adalah bagaimana menyiapkan regulasi yang lebih konkrit.
"Paling tidak 10 tahun ke depan bisa lebih menjamin pelayanan ke masyarakat," ucapnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
