Sosial
Ratusan Jamaah Haji Gunungkidul Resmi Berangkat ke Tanah Suci
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Usai menunggu bertahun-tahun, akhirnya ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Gunungkidul resmi diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah. Jumat (17/06/2022) kemarin, sebanyak 182 calon jamaah haji dilepas dari Bumi Handayani kemudian menuju ke Solo. Hari ini, Sabtu (18/06/2022), ratusan orang ini akan terbang ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Aknwul Kemenag) Gunungkidul, Sa’ban Nuroni menuturkan, tahun 2022 ini Gunungkidul mendapatkan kuota sebesar 184 pendaftar yang diberangkatkan haji. Dari jumlah tersebut 182 berangkat hari ini, sedangkan 2 orang lainnya berangkat lebih awal karena ada mutasi dan masuk dari Pekalongan.
Sebelum akhirnya berangkat, tentunya para jamaah haji ini harus melalui proses yang panjang. Mulai dari penantian beberapa tahun setelah pendaftaran, kegiatan bimbingan haji, rangkaian cek kesehatan dan lainnya. Hingga akhirnya kemudian mereka benar-benar diberangkatkan untuk ibadah di tanah suci.
“Persyaratan harus terpenuhi, beberapa pekan kemarin dilakukan cek fisik dan sebelum berangkat ini seluruh calon jamaah haji harus mengikuti pemeriksaan PCR Covid19 terlebih dahulu,” terang Sa’ban Nuroni.
Isak tangis haru pun mewarnai pelepasan calon jamaah haji. Mereka rencananya akan menjalankan ibadah di tanah suci sekitar 30 hari ke depan. Diperkirakan, para jamaah ini baru akan kembali ke bumi handayani sekitar bulan Juli mendatang usai hari raya Idul Adha.

“Di sana calon jamaah haji ini tetap mendapatkan pendampingan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Gunungkidul, dr. Diah Prasetyorini mengatakan, beberapa waktu lalu para calon jamaah haji ini telah mengikuti rangkaian tes kesehatan dan fisik. Adapun beberapa dari mereka ada yang memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, gula, dan ada yang sempat mengalami stroke.
Dari Dinas Kesehatan sendiri memberikan arahan agar para calon jamaah haji dalam perjalanan dan saat menjalankan ibadah tetap menjaga kesehatan mereka. Obat-obatan yang sekiranya dibutuhkan tetap harus dibawa.
“Kemudian karena cuaca di sini dan di sana itu berbeda, jadi harus sering-sering minum agar tidak dehidrasi,” ucap dr. Diah Prasetyorini.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
