Connect with us

Uncategorized

Ratusan Kasus DBD Terjadi di Gunungkidul, Warga Diimbau Waspada Jelang Musim Hujan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencatat sebanyak 261 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama Januari hingga Oktober 2026. Meski jumlah kasus tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang musim penghujan yang berpotensi memicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono, mengatakan ratusan kasus tersebut tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul. Mayoritas pasien yang terjangkit penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk tersebut merupakan anak-anak.

“Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2026, tercatat ada sebanyak 261 kasus DBD di Gunungkidul,” ungkap Ismono.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus DBD pada Januari mencapai 63 kasus, Februari 32 kasus, Maret 19 kasus, April 30 kasus, Mei 25 kasus, Juni 26 kasus, Juli 14 kasus, Agustus 25 kasus, September 24 kasus, dan Oktober sebanyak 4 kasus.

Berita Lainnya  Komitmen Dukung Kopi Lokal, KAI Daop 6 Yogyakarta Bagikan 750 Gelas Kopi Gratis ke Penumpang

Ismono menyebutkan, meskipun ratusan kasus terjadi sepanjang tahun ini, tidak terdapat pasien yang meninggal dunia akibat DBD.

Seluruh pasien dapat tertangani oleh petugas medis di fasilitas pelayanan kesehatan tempat masing-masing menjalani perawatan.

Jika dibandingkan dengan dua tahun terakhir, jumlah kasus DBD pada 2026 mengalami penurunan cukup signifikan. Pada 2024, Gunungkidul mencatat sebanyak 1.833 kasus, sedangkan pada 2025 terdapat 1.167 kasus.

Kendati demikian, masyarakat diminta tidak lengah. Terlebih, saat memasuki musim penghujan, ketersediaan genangan air di lingkungan berpotensi meningkat dan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

“Yang perlu diwaspadai adalah ketika memasuki musim penghujan. Perkembangbiakan nyamuk bisa semakin pesat sehingga potensi penularan DBD juga meningkat,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus, Dinas Kesehatan terus menggalakkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Masyarakat diminta rutin menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan tidak ada tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Berita Lainnya  Ngaku Dekat dengan Pejabat, Polisi Tangkap Residivis Penipuan dan Temukan Senjata Api Hingga Seragam Aparat

Selain itu, warga juga dianjurkan memasang ovitrap secara mandiri di lingkungan rumah. Ovitrap dapat dibuat dengan memanfaatkan wadah berwarna gelap yang diisi air dan dilengkapi media penarik telur nyamuk, seperti kasa atau kertas saring. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menekan populasi nyamuk Aedes aegypti.

Sementara itu, dalam penanganan kasus DBD, pemerintah mengutamakan penanganan terhadap pasien agar mendapatkan perawatan medis secara tepat. Petugas juga melakukan pengasapan atau fogging di lingkungan sekitar rumah penderita DBD sebagai salah satu upaya pengendalian nyamuk dewasa.

Ismono berharap masyarakat turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan PSN secara rutin. Dengan demikian, potensi peningkatan kasus DBD saat musim penghujan dapat ditekan.

Berita Lainnya  BKSDA Yogyakarta Tanam Ribuan Pohon Spesies Asli di Kawasan Suaka Margasatwa Paliyan

“Kesadaran masyarakat untuk antisipasi dini sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler