Connect with us

Sosial

Ratusan Penganut Kepercayaan di Gunungkidul Telah Ubah Status Agama di KTP

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aliran penghayat kepercayaan di Kabupaten Gunungkidul sangat beragam. Berdasarkan pencatatan yang ada di Kundha Kabudayaan dan instansi terkait lainnya, selama ini ada 10 jenis aliran penghayat kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Gunungkidul. Namun demikian, dari jumlah ini, hanya ada beberapa aliran saja yang masih aktif dalam melakukan kegiatan. Hingga kini, sudah ada ratusan orang yang merubah status agama dalam KTPnya.

Kepala Bidang Warisan Budaya, Kundha Kabudayaan Gunungkidul, Agus Mantara menjelaskan, selama ini ada 10 aliran kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Gunungkidul. Dari jumlah tersebut saat ini satu diantara sudah enggan untuk diakui oleh pemerintah karena ada faktor tertentu.

“Hanya ada beberapa saja yang masih aktif seperti Pransoeh, Paguyuban Sumarah, PKP, Palang Putih dan lainnya,” kata Agus Mantara, Rabu (20/01/2021).

Selama ini, pendampingan diberikan oleh pemerintah kabupaten terhadap para penganut kepercayaan tersebut. Meski kepercayaan mereka berbeda, namun demikian, mereka tetap hidup berdampingan dan membaur dengan masyarakat umum. Sehingga kemuadian terjalin interaksi dan tumbuh rasa menghormati satu dengan yang lainnya.

Berita Lainnya  Program Kampung Iklim, Syarat Bisa Akses Anggaran Kegiatan Penanggulangan Bencana

“Kalau untuk pendampingan tentu diberikan. Kita ada timnya yang diketuai oleh kejaksaan kemudian Kundha Kabudayaan dan instansi lain ikut didalamnya,” ucap dia.

Menurutnya, para penghayat kepercayaan ini tetap mendapatkan hak sesuai dengan apa yang ada dalam peraturan pemerintah selama ini. Dalam hal ini tentunya adalah kebebasan melakukan kegiatan sesuai dengan apa aliran para penghayat kepercayaan.

“Kalau jumlahnya setahu saya sekitar 500 an orang yang variatif. Kalau yang lumayan banyak itu di Gedangsari, Rongkop, Girisubo dan lainnya. Data real ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” urai dia.

Berkaitan dengan anak-anak, diketahui memang ada yang.mengikuti orang tuanya sebagai penghayat kepercayaan. Mereka yang usia sekolah menjadi tanggungan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam pemberian materi dan pendampingan pembelajaran.

Berita Lainnya  Belum Berhasil Diidentifikasi, Mayat Laki-Laki yang Ditemukan di Ladang Dadapayu Akhirnya Dimakamkan

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kisworo mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan tentang ada tidaknya siswa di Gunungkidul yang berstatus penghayat kepercayaan. Sehingga untuk pendampingan dan pemberian materi secara khusus bagi mereka belum ada.

“Kalau ada laporan kita berikan haknya. Tapi sampai sekarang belum ada laporan dari sekolah, kalau memang ada nanti dikoordinasikan untuk proses pemberian layanan,” sambung Kisworo.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Markus Tri Munarja mengatakan, pihaknya terus melakukan update data terkait tentang keberadaan pengahayat kepercayaan di Gunungkidul. Berdasarkan yang telah melakukan pencatatan di kependudukan ada 285 orang yang merubah status di KTPnya.

Berita Lainnya  Siaga Darurat Kekeringan, Kalurahan Diminta Serius Petakan Wilayah Kekurangan Air

Dari jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan ada perbedaan di kondisi lapangan. Pasalnya belum semua penghayat kepercayaan merubah status di KTP mereka.

“Data di kami (Dukcapil) 285 orang dari beragam umurnya pelajar, anak-anak, orang tua dan dewasa,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler