Pendidikan
Ratusan SD Masih Kekurangan Siswa, Dinas Perbolehkan Buka Pendaftaran Hingga Akhir Libur Sekolah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Masa Penerimaan Pesera Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Gunungkidul telah usai. Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ratusan SD yang mengikuti PPDB tahun ajaran 2023/2024 masih kekurangan murid.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminudin, saat ditemui membenarkan hal tersebut. Namun menurutnya adanya sekolah yang masih kekurangan murid saat PPDB dimungkinkan karena adanya kendala teknis dalam sistem. Kendala tersebut dapat berupa buruknya akses internet sehingga update ataupun verifikasi belum terbaca di sistem.
“Kalau dari data memang masih banyak yang kurang, kemungkinan karena ada kendala seperti tahun lalu pas PPDB tidak selalu penuh,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminudin, Senin (19/06/2023).
Saat ini Dinas Pendidikan masih menunggu laporan resmi dari sekolah serta koordinator wilayah guna memastikan jumlah keterisian bangku SD di Gunungkidul. Ia juga memastikan calon siswa yang belum mendaftar PPDB secara online masih dapat mendafarkan dirinya secara offline atau manual di sekolah yang kuotanya masih tersedia.
“Kita masih menunggu sampai akhir juni baru ketahuan, ada juga yang sekolahnya belum mendapatkan murid terutama di wilayah pinggiran. Ini biasanya persoalan teknis,” ucap Taufik.
Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Hary Sulaksana, menyebut ada 468 SD yang mengikuti PPDB tahun ajaran 2023/2024 di Gunungkidul yang hasilnya sudah diumumkan pada 16 Juni lalu. Dari data yang diterima ia mengakui masih banyak SD yang tidak memenuhi kuota sehingga dinyatakan kekurangan murid. Dari 468 SD, tercatat hanya 22 SD yang memenuhi kapasitas rombongan belajar di Gunungkidul.
“446 sekolah lainnya kurang dari kuota, ada yang terisi setengahnya ada juga yang di bawah 10 muridnya,” terang Hary.
Namun demikian ia memastikan sekolah yang belum terpenuhi kuotanya masih dapat menerima calon siswa sebelum tahun ajaran baru dimulai. Dikatakannya calon siswa dapat mendaftarkan diri secara manual di sekolah yang dimaksud.
“PPDB ini belum final, memang dari sistem masih tercatat banyak yang kekurangan murid. Besok kalau sudah selesai semua bisa kami sampaikan keterisian bangkunya,” tutup Hary.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
