Peristiwa
Rayu Siswi SMP, Oknum Ketua RT Disidang Warga
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang oknum Ketua RT di Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin harus menanggung malu. Pasalnya ia disidang oleh sejumlah tokoh masyarakat di wilayahnya. Sang Ketua RT sendiri diadukan oleh salah seorang warganya lantaran telah merayu bocah pelajar SMP.
Informasi yang berhasil dihimpun, beberapa waktu lalu, sang Ketua RT, F, yang telah memiliki istri ini berkomunikasi via pesan singkat terhadap Sekar (15), bukan nama sebenarnya, pelajar kelas III SMP yang merupakan salah seorang warganya. Dalam komunikasi tersebut, F merayu Sekar agar mau diajak keluar dengannya.
Lantaran risih dengan berondongan rayuan tersebut, bocah tersebut lantas mengadu kepada orang tuanya. Ayah Sekar sendiri naik pitam usai membaca pesan-pesan singkat yang dikirimkan sang oknum kepada putrinya tersebut. Tak terima dengan perlakuan yang diterima Sekar, sang ayah lantas melaporkan perilaku F kepada Ketua RW setempat.
Oleh Ketua RW, laporan itu lantas diteruskan kepada Dukuh setempat. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, dukuh bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat berisiniatif menggelar rapat mediasi di balai padukuhan pada Sabtu (05/02/2022) malam silam.
Saat dikonfirmasi, Dukuh tempat Sekar tinggal, Eka membenarkan perihal adanya insiden tersebut. Namun begitu menurutnya, persoalan tersebut telah berhasil diselesaikan. Menurut dia, dalam rapat mediasi tersebut turut dihadirkan F, Sekar, orang tua Sekar, serta tokoh masyarakat setempat. Kedua belah pihak, baik orang tua Sekar maupun Ketua RT telah sepakat berdamai.

“Sudah ada perdamaian dari kedua belah pihak,” beber Eka, Minggu (13/02/2022).
Dalam pengakuannya saat rapat mediasi tersebut, F mengakui telah merayu Sekar. Ketika disinggung isi dari chat yang bersangkutan kepada Sekar, sang dukuh enggan menjelaskan lebih lanjut. Meski demikian, ia menyebut bahwa memang ada upaya dari Ketua RT untuk mengajak Sekar pergi berdua.
“Saya memang ditunjukkan chat yang masih disimpan di HP Sekar, tapi saya tidak membaca secara detail,” kelitnya.
Dalam forum tersebut, mengaku bahwa saat itu ia tengah khilaf. Sehingga kemudian tak berpikir panjang ketika melakukan tindakan tersebut. Sang Ketua RT sendiri diketahui telah memiliki istri. Namun dalam pertemuan tersebut, sang istri tidak ikut dihadirkan.
“Kalau ngomongnya ke saya khilaf yang kebablasan. Kita berharap agar hal semacam ini tidak terulang kembali,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
