fbpx
Connect with us

Peristiwa

Razia Belasan Pelajar Bolos, Polisi Temukan Rokok dan Kondom

Diterbitkan

pada

BDG

Ngawen, (pidjar.com)– Jajaran Polsek Ngawen menggelar razia terhadap sejumlah pelajar yang berkeliaran saat jam pelajaran sekolah. Dalam operasi ini, petugas menyasar sejumlah titik yang memang menjadi lokasi nongkrong para pelajar. Belasan pelajar berhasil diamankan. Mereka sendiri sempat diangkut ke Mapolsek guna diberikan pembinaan.

Selain mengamankan sepeda-sepeda motor yang tak dilengkapi surat-surat maupun menggunakan knalpot blombongan, polisi juga berhasil menyita alat kontrasepsi serta rokok.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto memaparkan, razia ini dilaksanakan lantaran adanya keluhan dari masyarakat berkaitan dengan banyak berkeliarannya para pelajar saat jam sekolah terutama di pusat Kota Ngawen. Pada Senin (10/10/2022) pagi tadi, anggota Polsek Ngawen langsung bergerak melakukan patroli.

Berita Lainnya  Tabrak Mobil Parkir Saat Berboncengan Dengan Anak dan Istrinya, Kepala KUA Patuk Meninggal Dunia

Benar saja, di sejumlah titik ditemukan para pelajar yang kedapatan membolos. Ia beberkan lebih lanjut, di rumah milik R di Kalurahan Kampung, ditemukan 4 pelajar SMP dan 4 pelajar SMK yang tengah nongkrong. Kemudian di rumah milik S di Kalurahan Ngawen, kembali ditemukan 5 pelajar SMK. Dan yang terakhir di rumah S, ditemukan 3 pelajar SMK.

“Total ada 16 orang pelajar yang berhasil kita jaring dalam operasi ini,” papar Suryanto, Senin siang.

Polisi sendiri menggeledah barang-barang bawaan para siswa tersebut. Ditemukan 4 bungkus rokok serta 1 kondom yang dibawa oleh para pelajar.

Mereka yang terjaring razia sendiri langsung dibawa ke Mapolsek Ngawen untuk diberikan pembinaan. Sebanyak 8 sepeda motor yang saat razia tak membawa surat-surat maupun menggunakan knalpot blombongan juga turut diamankan.

Berita Lainnya  Hendak Bangunkan Sahur, Sumilah Temukan Ibunya Tewas Gantung Diri

“Kita berikan pembinaan dan edukasi agar mereka tak mengulanginya di kemudian hari,” lanjutnya.

Menurut Suryanto, langkah razia semacam ini menjadi sangat penting dalam rangka pencegahan kegiatan negatif yang berpotensi dilakukan pelajar. Pihak kepolisian berinisiatif mengantisipasi potensi balap liar hingga munculnya geng pelajar yang nantinya akan meresahkan masyarakat.

“Tadi kita panggil pihak sekolah dan para siswa tersebut kita serahkan ke guru untuk pembinaan lebih lanjut,” pungkas Suryanto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler