Peristiwa
Razia Belasan Pelajar Bolos, Polisi Temukan Rokok dan Kondom
Ngawen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Jajaran Polsek Ngawen menggelar razia terhadap sejumlah pelajar yang berkeliaran saat jam pelajaran sekolah. Dalam operasi ini, petugas menyasar sejumlah titik yang memang menjadi lokasi nongkrong para pelajar. Belasan pelajar berhasil diamankan. Mereka sendiri sempat diangkut ke Mapolsek guna diberikan pembinaan.
Selain mengamankan sepeda-sepeda motor yang tak dilengkapi surat-surat maupun menggunakan knalpot blombongan, polisi juga berhasil menyita alat kontrasepsi serta rokok.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto memaparkan, razia ini dilaksanakan lantaran adanya keluhan dari masyarakat berkaitan dengan banyak berkeliarannya para pelajar saat jam sekolah terutama di pusat Kota Ngawen. Pada Senin (10/10/2022) pagi tadi, anggota Polsek Ngawen langsung bergerak melakukan patroli.
Benar saja, di sejumlah titik ditemukan para pelajar yang kedapatan membolos. Ia beberkan lebih lanjut, di rumah milik R di Kalurahan Kampung, ditemukan 4 pelajar SMP dan 4 pelajar SMK yang tengah nongkrong. Kemudian di rumah milik S di Kalurahan Ngawen, kembali ditemukan 5 pelajar SMK. Dan yang terakhir di rumah S, ditemukan 3 pelajar SMK.
“Total ada 16 orang pelajar yang berhasil kita jaring dalam operasi ini,” papar Suryanto, Senin siang.
Polisi sendiri menggeledah barang-barang bawaan para siswa tersebut. Ditemukan 4 bungkus rokok serta 1 kondom yang dibawa oleh para pelajar.
Mereka yang terjaring razia sendiri langsung dibawa ke Mapolsek Ngawen untuk diberikan pembinaan. Sebanyak 8 sepeda motor yang saat razia tak membawa surat-surat maupun menggunakan knalpot blombongan juga turut diamankan.
“Kita berikan pembinaan dan edukasi agar mereka tak mengulanginya di kemudian hari,” lanjutnya.
Menurut Suryanto, langkah razia semacam ini menjadi sangat penting dalam rangka pencegahan kegiatan negatif yang berpotensi dilakukan pelajar. Pihak kepolisian berinisiatif mengantisipasi potensi balap liar hingga munculnya geng pelajar yang nantinya akan meresahkan masyarakat.
“Tadi kita panggil pihak sekolah dan para siswa tersebut kita serahkan ke guru untuk pembinaan lebih lanjut,” pungkas Suryanto.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
