Info Ringan
Resep Sekoteng Singapura
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Cheng teng ini bisa dibilang merupakan sekoteng ala Singapura yang memiliki segudang manfaat baik untuk tubuh. Di Singapura sendiri, biasanya cheng teng ini disajikan sebagai makanan penutup usai acara makan siang atau malam. Dikutip dari Sharefood kandungan biji dan kacang-kacangan di dalam cheng teng ini mampu meredakan panas dalam, meningkatkan imun tubuh dan menurunkan kadar kolesterol. Bukan hanya itu saja, cheng teng juga baik untuk kulit, pencernaan dan banyak lagi manfaat lainnya untuk kesehatan tubuh. Bukan hanya bisa disajikan dalam kondisi dingin, cheng teng juga nikmat jika disantap saat kondisi hangat.
Bahan:
- 2500 ml air
- 10 lembar daun pandan
- 20 gram jamur salju
- 25 gram biji teratai
- 30 gram biji barley
- 10 gram longan kering
- 4 buah pang da hai
- 20 gram kurma Cina
- 100 gram goji berry kering
- Gula batu secukupnya
Cara membuat cheng teng:
- Pertama-tama, rendam jamur salju, biji teratai dan barley serta pang da hai selama kurang lebih 20 menit dalam wadah yang berbeda.
- Setelah itu, bersihkan jamur salju dari bonggol berwarna kuning, tiriskan kemudian potong-potong dengan ukuran sesuai selera Anda.
- Cek pang da hai yang sudah direndam. Jika kondisinya sudah mengembang, Anda bisa membuang kulit arinya dari biji pang da hai tadi.
- Berikutnya, didihkan air dalam panci lalu masukkan daun pandan, biji terarai, barley dan juga kurma Cina. Lalu masak menggunakan api sedang selama kurang lebih 10 menit.
- Kemudian setelah itu, masukkan pang da hai, longan kering, jamur salju, lalu gula batu dengan takaran sesuai selera.
- Diamkan selama lima menit, kemudian matikkan api. Tahap selanjutnya, masukkan goji berry lalu aduk hingga merata sampai suhunya menjadi dingin.
- Nah, sajian cheng teng atau sekoteng Singapura siap disantap. Jika ingin menikmatinya dalam kondisi dingin, Anda bisa menyimpannya terlebih dahulu di kulkas selama kurang lebih 2-3 jam.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya19 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
