fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ribuan Siswa Perempuan Akan Dapat Vaksin HPV Gratis

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul akan memberikan vaksin HPV kepada ribuan pelajar yang duduk dibangku kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD). Bulan Agustus ini petugas kesehatan akan mulai disebar untuk memberikan vaksin ke sekolah-sekolah. Adapun tujuan dari pemberian vaksin sendiri yanki untuk mencegah infeksi “Human papillomavirus” atau penyebab kanker serviks.

Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Fransiska Niken Widyawati menjelaskan, program ini merupakan program nasional. Beberapa tahun lalu, Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten percobaan terkait pemberian vaksin HPV. Ternyata, hasilnya dari uji coba tersebut cukup baik jika dibandingkan target nasional. Kemudian, pemberian vaksin ini pun terus berlanjut.

Pemberian vaksin gratis kepada siswa kelas 5 dan kelas 6 SD ini ditarget rampung dalam waktu yang telah ditentukan oleh petugas. Nantinya selain dari tenaga puskesmas beberapa tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Gunungkidul juga akan diterjunkan.

“Pendataan berapa cakupan siswa yang mendapat vaksin masih dilakukan oleh masing-masing Puskesmas,” kata Fransiska Niken Widyawati, Senin (12/08/2019).

Fransiska menyebut, estimasi pelajar yang akan mendapatkan vaksin secara gratis yakni sekitar 9.800 orang. Vaksin HPV sendiri diberikan kepada pelajar sebagai upaya pencegahan infeksi human papillomavirus peyebab kanker serviks. Pencegahan ini sendiri dinilai lebih efektif karena remaja atau anak+anak belum terpapar.

Berita Lainnya  Peluang Penerapan Hukuman Kebiri Kepada FAR, Predator Seksual Asal Semin, Begini Kata Dinas

“Ini hanya diberikan pada anak atau pelajar perempuan saja,” tambah dia.

“Penolakan pasti ada dari segelintir orang tua. Mungkin karena belum sepaham saja, tapi kami upayakan menyikapi dengan baik,” imbuh dia.

Vaksin sendiri diberikan secara gratis lantaran mendapatkan subsidi dari pemerintah dan merupakan program nasional. Jika dikakukan secara mandiri menurut Fransiska, vaksin ini cukup mahal yakni mencapai 800 ribu rupiah untuk sekali suntikan.

Vaksin HPV sendiri akan membentuk antibodi pada tubuh. Sehingga jika ada virus yang masuk dan menyerang maka tidak mudah terpapar lantaran ada perlindungan dari antibodi yang ada.

“Di Gunungkidul, setiap tahunnya selalu ditemukan adanya kasus kanker serviks yang menyerang perempuan,” paparnya.

Dari Dinas Kesehatan sendiri juga berusaha mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam melakukan oemeriksaan dan pengecekan secara dini atas kesehatan masing-masing. Terlebih kesehatan organ dalam, sehingga bibit penyakit dapat segera diketahui lebih awal dan dilakukan tindakan.

Berita Lainnya  Rumah Kades Hargomulyo Terancam Tertimbun Tebing Puluhan Meter, Forum Kades Berikan Santunan

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler