Pemerintahan
Ribuan Warga Ngalang Penerima BST dan PKH Dapat Tambahan Bantuan Beras
Gedangsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah terus menggelontorkan bantuan untuk ratusan ribu warga Gunungkidul yang terdampak pandemi. Menyusul adanya program pemberian beras cadangan pemerintah kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), beberapa Kapanewon mulai menyalurkannya kepada masyarakat. Salah satu pelaksanaannya yaitu di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari yang berlangsung pada Kamis (05/08/2021) kemarin. Pendistribusian di Kalurahan Ngalang sendiri menyasar ke 1.368 KPM yang tersebar di 14 padukuhan.
Carik Ngalang, Dwi Eko Yulianto, mengungkapkan, pelaksanaan penyaluran bantuan beras ini dibarengi oleh penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi penerima manfaat. Seperti yang diketahui, tiap penerima manfaat menerima BST sebesar 600.000 yang merupakan akumulasi bulan Mei dan Juni. Sedangkan untuk bantuan beras, tiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras.
“Jadi ini adalah pembagian beras tambahan bagi penerima BST dan juga PKH. Tiap penerima PKH dan BST itu ada tambahan bantuan beras 10 kilogram,” ujarnya.
Agar tidak menimbulkan antrian yang berujung terjadinya kerumunan, pihaknya telah mempersiapkan skema penyaluran bantuan yang dibagi menjadi beberapa gelombang sesuai padukuhan penerima manfaat. Ia mengklaim, skema tersebut cukup berhasil dan proses penyerahan bantuan di Ngalang ini berjalan lancar sesuai dengan protokol kesehatan.
Pemberian bantuan di masa PPKM yang terus diperpanjang ini disambut baik oleh warga penerima, terlebih syarat untuk mencairkan bantuan yang sangat mudah yaitu cukup menunjukkan undangan dan identitas diri penerima.
Salah seorang penerima bantuan, Sri Wahyuni, mengungkapkan jika dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Ia menyebut bahwa situasi sekarang ini sangat sulit bagi kalangan masyarakat bawah seperti dirinya. Sehingga dengan adanya bantuan ini, setidaknya bisa membantunya mencukupi kebutuhan makan sehari-sehari.
“Pencairannya cukup bawa undangan sama KTP aja. Ya alhamdulillah di masa pandemi ini bantuannya sangat membantu,” ujar Sri.
Terpisah, Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayoga menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan pendistribusian bantuan kepada penerima manfaat. Menurut data, hingga Selasa (3/08/2021) lalu, penyaluran dana BST sudah mencapai 83,32% atau setara 33.149 penerima ynag telah mencairkan dana BST. Sedangkan untuk bantuan beras sudah tersalurkan kepada 47.009 kelompok penerima manfaat dari total sebanyak 95.371 penerima manfaat.
-
Uncategorized23 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized18 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized21 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
