Connect with us

Pemerintahan

Sengketa PHK Massal di PT Woneel Midas Leathers, Disnakertrans Jadwalkan Pemanggilan Manajemen

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Konflik terus meruncing antara PT Woneel Midas Leathers (WML) dengan Serikat Buruh Semesta pasca terjadinya Pemutusah Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap 11 karyawannya. Serikat Buruh Serikat Merdeka Sejahtera (Semesta) sendiri telah membuat laporan pengaduan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupatan Gunungkidul berkaitan dengan tindakan yang dinilai sepihak ini. Menindaklanjuti laporan tersebut, Disnakertrans Gunungkidul dalam waktu dekat ini mengagendakan pemanggilan terhadap manajemen PT WML serta Serikat Buruh Semesta.

Kepala Disnakertrans Gunungkidul, Purnamajaya membenarkan adanya pemanggilan terhadap manajemen PT WML yang berlokasi di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Ia mengatakan sudah menjadwalkan pertemuan dengan manajemen PT WML untuk membahas perselisihan yang terjadi tersebut.

“Rencananya, kami dan PT Woneel Midas Leathers akan bertemu tanggal 22 Juli 2021 mendatang membahas sengketa ini,” terang Purnama Jaya kepada media, Kamis (15/07/2021).

Adapun agenda dari pemanggilan ini adalah untuk meminta klarifikasi dari pihak PT WML terkait dengan PHK yang dilakukan. Upaya tersebut sebagai langkah untuk mencari solusi mengenai PHK terhadap sebelas pegawai di tengah PPKM Darurat.

Berita Lainnya  Buka Lapak di Bahu Jalan dan Trotoar, Sejumlah PKL di Kota Wonosari Akan Ditertibkan

Untuk sementara, Purnama Jaya menyatakan belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai perselisihan tersebut. Hal ini lantaran saat ini terdapat dua versi informasi. Dari Serikat Buruh Semesta dan mantan karyawan menilai pemberhentian yang dilakukan oleh PT WML merupakan PHK sepihak, sedangkan perusahaan menilai PHK yang dilakukan telah sesuai aturan.

“Saat ini kami masih berusaha mencari kebenarannya. Nantinya kita harapkan perusahaan bisa menjelaskannya secara langsung saat pertemuan,” jelasnya.

Purnamajaya sendiri berharap insiden ini bisa dicarikan jalan tengah. Artinya, PHK yang telah dilakukan oleh perusahaan dapat dibatalkan dan para pegawai bisa kembali bekerja. Ia menambahkan bahwa dalam pemanggilan ini, juga akan dihadiri oleh pihak Serikat Buruh Semesta agar segera mendapat solusi atas perselisihan tersebut.

Berita Lainnya  Wacana Pemindahan Ibukota RI ke Kalimantan Belum Berdampak Pada Peningkatan Minat Transmigran Gunungkidul

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Buruh Semesta, Faisal, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima undangan tersebut. Ia menegaskan akan terus mengawal atas pemberhentian terhadap para mantan karyawan PT WML itu yang notabene merupakan pengurus Semesta di Gunungkidul. Faisal menyesalkan tindakan perusahaan yang melakukan PHK di tengah PPKM Darurat. Segala permasalahan antara pegawai dan perusahaan mestinya dapat diselesaikan dengan dialog agar tak menjadi masalah baru, apalagi gelombang pandemi sedang tinggi. PHK di tengah masa PPKM Darurat ini juga ia sebut telah melanggar instruksi dan Menteri Tenaga Kerja.

“Kami sudah menerima undangan tersebut. Tanggal 22 Juli nanti kami akan mendampingi para pegawai untuk memenuhi panggilan Disnakertrans Gunungkidul,” tegas Faisal.

Ia menduga bahwa pemecatan ini lantaran kevokalan dari para anggotanya tersebut. Tindakan semacam ini jelas-jelas tidak sejalan dengan Undang-Undang Dasar RI tahun 1945 Pasal 28E ayat (3) yang menjamin hak setiap orang atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

Berita Lainnya  Puluhan Kebakaran Terjadi Sepanjang Tahun, Kerugian Capai Ratusan Juta

“Tuntutan kami masih sama, pegawai dapat kembali bekerja dan diberikan kebebasan untuk berserikat,” pungkasnya. (Roni)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler