fbpx
Connect with us

Sosial

Sejumlah Masjid Terpantau Masih Laksanakan Tarawih Berjamaah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Umat muslim di Indonesia mulai Jumat (24/04/2020) ini telah melaksanakan ibadah puasa. Malam tadi, Kamis (23/04/2020) imbauan untuk tarawih di rumah sebetulnya sudah digaungkan pemerintah sejak jauh-jauh hari untuk memutus mata rantai penularan Pandemi Covid19. Namun demikian, di Gunungkidul sendiri, sejumlah Masjid terpantau masih menggelar sholat tarawih berjamaah.

Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Aidi Johansyah memastikan, imbauan dalam Surat Edaran sendiri bertuliskan Nomor 6 Tahun 2020 Tengang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid 19 telah sampai kepada umat. Adapun salah satu isi dari imbauan tersebut yakni menggelar sholat tarawih tidak di Masjid.

Namun demikian, pihaknya tidak memungkiri jika masih banyak Masjid di sejumlah wilayah yang menggelar kegiatan sholat tarawih secara berjamaah malam tadi. Namun demikian pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Kami sudah menghimbau umat untuk mentaati SE Menag ini sebagai ikhtiar melawan penyebaran Covid19,” jelas dia, Jumat siang.

Namun, dengan sejumlah umat yang masih melakukan ibadah di masjid pihaknya berharap aparat menindaklanjutinya. Menurutnya baik pemerintah maupun aparat lebih aktif untuk menindaklanjuti imbauan tersebut.

“Memang membutuhkan sinergi agar imbauan ini bisa terlaksana sepenuhnya,” imbuh Aidi.

Terpisah, Takmir Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari, Andar Jumailan memastikan jamaah masjid Al Ikhlas Wonosari mematuhi surat edaran Menag. Malam tadi hingga siang ini, ia mengatakan tidak ada aktivitas di masjid yang terletak pada pusat Kota Wonosari tersebut.

“Sudah tidak ada kegitan ibadah di masjid, jamaah mematuhi dan sadar betul upaya pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid19 ini,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu jamaah, Umi memaparkan alasannya ia masih melaksanakan sholat tarawih di Masjid. Ia mengaku bahwa masjidnya aman dari penyebaran virus lantaran ada protokol yang harus dipenuhi. Umi sendiri melaksanakan sholat tarawih berjamaah di salah satu Masjid di Kecamatan Playen.

“Di depan juga sudah ada bilik disinfektan, selain itu juga ada handsanitizer, ini kan bulan Ramadhan di mana ganjaran sedang diobral, rasanya kurang afdol jika tidak tarawih di masjid, lagi pula jarak shaffnya satu dengan yang lainnya juga diberi sekat,” imbuh dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler