fbpx
Connect with us

Sosial

Kiprah Para Calon Bupati Gunungkidul di Tengah Pandemi Corona

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pandemi corona saat ini turut dimanfaatkan oleh tokoh yang diperkirakan bakal maju menjadi calon bupati dalam Pilkada 2020 untuk unjuk gigi. Sejumlah aksi turun ke lapangan bertegur sapa dan memberikan bantuan akhir-akhir ini nampak sering dilakukan para tokoh itu di tengah masyarakat.

Yang pertama adalah Sutrisna Wibawa. Bersama dengan barisan relawannya, Sutrisno bahkan kerap muncul langsung di tengah masyarakat dalam aksi tanggap covid-19. Setelah melakukan penyemprotan desinfektan ke sejumlah wilayah, dirinya juga memberikan paket sembako.

“Kita menyasar tukang becak, kuli gendong, tukang parkir dan beberapa masyarakat yang terdampak corona secara tidak langsung,” kata Sutrisna di sela pembagian ratusan paket sembako di kawasan Pasar Argosari Wonosari, Senin (20/04/2020) silam.

Ia mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk meringankan beban pengeluaran para pekerja yang bergantung pada tingkat mobilitas masyarakat itu. Sedangkan, saat ini aktifitas cenderung lesu sehingga tentunya berpengaruh terhadap pendapatan mereka.

“Kan mau puasa juga, kita sedikit berbagi saja,” kata dia.

Sementara itu, relawan calon bupati Wahyu Purwanto dari Partai Nasdem, Wastono mengungkapkan, selama ini pihaknya juga bergerak membagikan klorin sebagai bahan desinfektan yang dibagikan ke 144 Desa di Gunungkidul. Selain itu, beberapa waktu lalu pihaknya juga memberikan bantuan alat cuci tangan di sejumlah pasar di Gunungkidul.

“Kalau untuk sembako baru beberapa, belum maksimal. Sedang kita upayakan untuk bisa segera dilakukan pembagian. Cairan klorin sudah habis sekitar 800 liter,” terang dia.

Hal tak jauh berbeda juga dilakukan Relawan Senthir Cilik di bawah bimbingan Mayor Sunaryanto. Koordinator relawan Senthir Cilik, Antono Putro mengatakan, pihaknya juga sangat serius dalam penanganan covid 19 di Gunungkidul. Selain penyemprotan desinfektan, pihaknya juga telah membagikan bantuan terhadap relawan.

“Sebagai salah satu Tokoh Masyarakat di Kabupaten Gunungkidul Pak Sunaryanto melalui Komunitas Senthir Cilik Bolo Sunaryanto banyak giat empati yang telah dilakukan. Selain sosialsisasi juga ada pembagian kurang lebih 2.000 masker kepada masyarakat umum di beberapa wilayah kemudian juga pembagian 800 Liter cairan desinfektan murni. Seminggu sekali sobo posko. Giat ini terus akan dilakukan berdasarkan permintaan posko dan atau sesuai jadwal kunjungan dan akan menyasar semua kecamatan di Gunungkidul,” beber dia.

Selain itu, juga dilakukan Sobo Posko Cegah Covid 19, dengan tujuan memberikan apresiasi kepada pada relawan yang mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk aksi cegah covid di wilayah mereka masing-masing. Kemudian juga memberikan kepedulian terhadap eksistensi UMKM/ pedagang keliling (sayur dan ikan, siomay, cilok) dengan memberikan motivasi dan tambahan modal kepedulian, agar umkm sebagai salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Gunungkidul tetap bisa eksis dan tidak bangkrut.

“Kita lakukan giat itu di 7 kecamatan diantaranya Kecamatan Rongkop, Kecamatan Tepus, Kecamatan Semin, Kecamatan Nglipar, Kecamatan Ngawen, Kecamatan Playen dan Kecamatan Saptosari. Untuk pemberian sembako kepada masyarakat yang positif Corona, ODP maupun warga yang lumpuh, jompo dan benar benar membutuhkan uluran bantuan sembako di Saptosari, Playen, Semanu, Nglipar,” terangnya.

Ia menambahkan, dari Senthir Cilik Bolo Sunaryanto hanya menyampaikan kepedulian terhadap Sunaryanto kepada masyarakat. Menurutnya, pihaknya secara tulus dan prihatin dengan kondisi masyarakat Gunungkidul sekarang dan akan terus berbuat dan berempati agar dapat meringankan beban fisik dan psikis masyarakat Kabupaten Gunungkidul dalam menghadapi Wabah Corona ini.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler