Info Ringan
Sembilan Makanan yang Tinggi Vitamin B
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setiap orang perlu mendapatkan asupan vitamin B12 yang cukup. Salah satunya dengan mengonsumsi aneka makanan yang mengandung vitamin B12. Hal ini karena vitamin B12 memiliki peranan penting dalam pembentukan sel darah merah dan kesehatan sistem saraf. Asupan vitamin B12 harian yang harus dipenuhi setiap orang berbeda tergantung pada usianya. Anak usia 1-8 tahun membutuhkan sekitar 0,9-1,2 mcg vitamin B12 per hari. Remaja dan dewasa membutuhkan sekitar 2,4 mcg per hari. Ibu hamil membutuhkan sekitar 2,6 mcg, sedangkan ibu menyusui membutuhkan sekitar 2,8 mcg per hari. Kebutuhan vitamin B12 ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi beragam jenis makanan yang tinggi vitamin B12, seperti berikut ini.
Kerang
Dalam 85 gram kerang matang, terkandung sekitar 84 mcg vitamin B12. Mengonsumsi kerang dalam jumlah tersebut juga mampu memenuhi 15% kebutuhan kalium harian. Anda dapat menghidangkan kerang dengan cara disemur atau dibuat pasta. Namun sebelum diolah, sebaiknya kukus atau rebus kerang selama 5 menit, hingga kulit kerang terbuka.
Kepiting
Sekitar 85 gram kepiting mengandung 10 mcg vitamin B12. Selain mengandung vitamin B12, daging kepiting juga mengandung vitamin A, B, C, dan magnesium. Kepiting bisa disajikan sebagai hidangan pembuka atau sebagai bahan campuran salad.

Ikan sarden
Setiap 85 gram ikan sarden mengandung 7,5 mcg vitamin B12. Selain itu, ikan sarden juga mengandung banyak kalsium, vitamin D, dan asam lemak omega-3.
Ikan salmon
Daging ikan salmon kaya akan protein dan asam lemak omega-3. Dalam 85 gram salmon, terkandung sekitar 5 mcg vitamin B12. Untuk mendapatkan manfaat kandungan salmon secara optimal, masaklah salmon dengan cara dipanggang.
Ikan tuna
Dalam 85 gram tuna, terkandung 2,5 mcg vitamin B12. Mengonsumsi ikan tuna dalam jumlah tersebut sudah bisa mencukupi kebutuhan vitamin B12 harian Anda. Selain itu, tuna mengandung vitamin D dan kaya akan asam lemak omega-3. Dalam tuna, terkandung pula eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang dipercaya dapat meningkatkan suasana hati.
Daging sapi
Selain mengandung zat besi, daging sapi juga mengandung vitamin B12. Dalam 85 gram daging sapi, setidaknya terkandung 1,3 mcg vitamin B12. Daging sapi merupakan sumber protein dan vitamin B2 (riboflavin) yang mampu meringankan gejala sindrom premenstruasi. Meski daging sapi mengandung beragam nutrisi, sebaiknya jangan mengonsumsinya terlalu banyak. Daging merah memiliki kandungan kolesterol yang tinggi, sehingga bila dikonsumsi secara berlebihan, dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Jika Anda ingin mengonsumsi daging sapi, konsumsilah dalam jumlah secukupnya dan kombinasikan dengan sayuran atau biji-bijian utuh yang mengandung banyak serat.
Susu
Dalam 1 gelas susu rendah lemak, terkandung 1 mcg vitamin B12. Susu juga mengandung kalsium dan vitamin D yang dapat mencegah gejala sindrom premenstruasi. Wanita yang mengonsumsi lebih dari satu porsi susu tinggi lemak setiap hari memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami masalah ovulasi. Salah satu cara nikmat untuk mengonsumsi susu adalah membuatnya menjadi smoothie, dengan menambahkan buah beku, almond, jahe, dan kayu manis.
Yoghurt
Sekitar 225 gram yoghurt rendah lemak mengandung 1 mcg vitamin B12. Yoghurt mengandung kalsium, magnesium, dan protein yang dapat membantu mencegah diabetes dan tekanan darah tinggi. Kandungan probiotik yang terkandung dalam yoghurt juga baik untuk pencernaan. Pilihlah yoghurt yang rendah lemak. Yoghurt dapat dikonsumsi dengan menambahkannya ke dalam smoothie atau mencampurnya dengan gandum, buah, atau kacang-kacangan.
Telur
1 butir telur rebus yang besar mengandung 0,5 mcg vitamin B12. Telur sering dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein dan vitamin D. Kandungan tersebut penting bagi tubuh untuk menyerap kalsium dan mempertahankan kekuatan tulang. Cara konsumsi telur yang paling baik adalah dengan merebusnya atau membuatnya menjadi telur orak-arik. Namun jika Anda memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi, sebaiknya batasi konsumsi telur, terutama bagian kuning telur.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
