Info Ringan
Tujuh Mitos Tentang Perawatan Kulit
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Banyak mitos tentang perawatan kulit dan kecantikan yang beredar. Kebanyakan mitos ini juga dipercaya banyak orang, padahal faktanya, belum tentu seperti itu! Agar tidak salah, simak tujuh mitos tentang perawatan kulit dan kecantikan yang wajib diketahui dilansir dari womantalk.
Mitos: Kulit Akan Glowing Dan Bersih Bebas Jerawat Bila Melakukan Eksfoliasi Setiap Hari
Kulit Anda melakukan regenerasi alami setiap 28 hari sekali di mana sel-sel kulit mati luruh secara alami. Namun, terkadang memang perlu melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sisa sel-sel kulit mati dan kotoran secara lebih baik. Namun, eksfoliasi tidak boleh dilakukan setiap hari, karena Anda malah berisiko mengikis lapisan pelindung kulit (skin barrier) dan malah menyebabkan iritasi, radang, dan berbagai masalah kulit. Lakukan eksfoliasi 1-3 kali saja setiap minggunya.
Mitos: Jerawat Akan Hilang Setelah Anda Dewasa
Jerawat ada banyak penyebabnya, bukan hanya karena produksi sebum dan hormon saat puber remaja dulu. Tidak seperti pria yang hormonnya menjadi lebih stabil setelah dewasa, hormon perempuan lebih naik turun seiring dengan siklus kesuburan mereka. Selain itu stres, makanan, gaya hidup, dan kesalahan memakai skincare dan makeup bisa jadi penyebab Anda berjerawat di usia 20, 30, bahkan 40, dan 50-an.
Mitos: Memencet Jerawat Akan Membuatnya Lebih Cepat Kempes Dan Hilang
Memencet jerawat juga berisiko membuat jerawat meradang, infeksi, bahkan meninggalkan noda bekas jerawat yang menghitam/memerah. Jangan pernah memenceti jerawat Anda sendiri. Gunakan obat totol jerawat atau acne patch untuk membantunya cepat matang. Hindari juga memegang-megang jerawat Anda dengan tangan kotor ya.
Mitos: Skincare Mahal Lebih Baik Daripada Skincare Berharga Murah
Skincare mahal tidak akan efektif merawat kulit bila tidak sesuai dengan jenis, kondisi, dan kebutuhan kulit Anda. Tidak juga akan efektif bila tidak dipakai rutin. Mulai memakai skincare dengan mencari yang sesuai dengan bujet dan jenis/kondisi kulit Anda, kemudian gunakan secara rutin, daripada memaksakan membeli 1 skincare mahal yang tidak sesuai jenis kulit dan jarang dipakai.
Mitos: Skincare Berbahan Alami Lebih Baik Daripada Skincare Yang Menggunakan Bahan Kimia/Sintetis
Bahan-bahan alami pun bisa menimbulkan reaksi negatif dan iritasi bila ini merupakan alergen pada orang tersebut. Sebaliknya, skincare yang terbuat dari bahan sintetis yang telah melewati uji klinis dan standar dari lembaga kesehatan, serta yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit seseorang, bisa jadi efektif dan memberikan efek positif pada kulitnya.
Kulit Berminyak Dan Bejerawat Tidak Butuh Pelembap
Apa pun jenis kulit Anda, termasuk yang berminyak dan berjerawat tetap butuh pelembap. Pilih saja yang tekstur dan kandungannya sesuai dengan jenis kulit Anda.
Skincare Dengan Tulisan Hypoallergenic Aman Untuk Kulit Sensitif
Semua kulit unik dan bereaksi berbeda pada masing-masing skincare. Meskipun ditulis Hypoallergenic dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif, belum tentu akan cocok dan aman untuk kulit Anda. Selalu ada risiko reaksi negatif dan iritasi bila tidak cocok dengan kulit Anda.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Budaya14 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
