Connect with us

Budaya

Sempat Tertunda, Pengukuhan Perubahan Nama Kades Hingga Camat Akan Gunakan Teleconference

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul tengah melakukan pembahasan mengenai pengukuhan perubahan nama lembaga pemerintahan desa beserta dengan perangkatnya. Saat ini pemerintah masih dalam tahapan koordinasi dengan Pemda DIY mengenai terselenggaranya pengukuhan tersebut.

Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sudjoko melalui Kepala Bidang Pemerintah Desa, M. Farkhan mengatakan peraturan daerah mengenai perubahan penyebutan lembaga di tingkat desa telah terbit sejak beberapa bulan lalu. Rencana awal, pengukuhan nama anyar untuk kepala desa dan perangkat maupun camat dan stafnya akan dilakukan di bulan Maret silam.

Namun kemudian karena kondisi yang justru tidak menentu akibat covid 19, maka pengukuhan kemudian terpaksa ditunda. Saat ini, koordinasi tengah dilakukan dengan Pemda DIY. Nantinya, arahan dari provinsi akan menjadi acuan pemerintah dalam pengukuhan tersebut.

Berita Lainnya  Pemerintah DIY Segera Lanjutkan Pembangunan Jalur Alternatif di Kawasan Utara

“Sekarang masih proses koordinasi dengan DIY,”kata Farkhan, Rabu (03/06/2020).

Rencana awal, proses pelantikan untuk perubahan nama Kepala Desa menjadi Lurah dan diikuti oleh penyebutan perangkat-perangkatnya akan dirubah teknis pengukuhannya. Salah satu pertimbangan utama adalah kebijakan pemerintah untuk membatasi kegiatan-kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan.

“Rencananya mau pakai video conference untuk pengukuhannya,”tambah dia.

Disinggung mengenai kapan terlaksana, Farkhan belum bisa berkomentar banyak. Namun yang pasti pengukuhan perubahan penyebutan ini akan segera terealisasi sesuai dengan peraturan yang ada. Adapun perubahan nama sejumlah lembaga pemerintahan diharapkan bisa mengoptimalkan kinerja, fungsi, dan melestarikan budaya yang dimiliki.

Selain pengoptimalan, perubahan sebutan ini diharapkan pemerintah desa dapat mengakses dana keistimewaan. Sehingga anggaran yang ada ini dapat untuk memajukan dan memberdayakan desa. Kemudian dapat lebih melestarikan budaya tradisi dan lainnya yang dimiliki.

Berita Lainnya  Wawasan Anti Korupsi Akan Dimasukan ke Kurikulum Sekolah

Sebagaimana diketahui, untuk penyebutan Kepala Desa yang saat ini melekat pada 144 pemimpin pemerintahan desa akan berubah menjadi Lurah. Nama desa akan berubah menjadi Kalurahan , Kecamatan menjadi Kepanewon, Camat menjadi Panewu. Tak hanya itu, seluruh nama kedudukan perangkat desa dan kecamatan pun juga akan berubah mengunakan bahasa Jawa layaknya pada jaman terdahulu.

Bahkan dua organisaisi perangkat daerah, Dinas Kebudayaan berubah nejadi Kundha Kabudayaan dan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang akan berubah menjadi Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana. Tahun 2019 lalu, eksekutif dan legislatif telah berhasil menyelesaikan Perda yang merupakan turunan dari Peraturan Gubernur DIY itu.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata22 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler