fbpx
Connect with us

Peristiwa

Sempat Umpat Korbannya, Maling Motor Tertangkap Saat Tengah Curi Kacang

Published

on

Saptosari,(pidjar.com)–Sub (64) warga Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari harus berurusan dengan pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pasalnya lansia ini kedapatan saat tengah melakukan pencurian. Tak hanya satu kasus, ia terjerat sekaligus 2 kasus pencurian. Sub sendiri kena batunya saat kepergok ketika tengah menggotong satu karung kacang di wilayah Sumber, Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari pada Selasa (07/07/2020) kemarin.

Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi menceritakan, pencurian tersebut terjadi Selasa dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban, Karyoto yang sedang tidur tiba-tiba terbangun lantaran mendengar suara anjing menggonggong. Ia kemudian membuka mengecek ke depan rumah. Saat itulah ia mendapati seseorang tidak dikenal yang sedang membopong satu karung (bagor) yang isinya kacang tanah yang diletakkan di depan rumah.

Berita Lainnya  Tabrak Pohon Saat Ngebut Tak Pakai Helm, Bocah SD Meregang Nyawa

Sadar aksinya dipergoki korbannya, Sub lantas berusaha menuju ke sepeda motor yang diparkir tidak jauh sembari memanggul karung kacang tersebut. Karyoto langsung berteriak-teriak meminta pertolongan warga. Sayangnya, pelaku berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor jenis Grand Astrea nopol AB 21018 PH.

“Pelaku justru sempat mengumpat korbannya dengan mengatakan maling-maling matamu sebelum pergi menggunakan sepeda motornya,” jelas AKP Wijayadi saat dikonfirmasi, Rabu (08/07/2020).

Karyoto bersama beberapa orang warga lainnya kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku. Akhirnya setelah aksi kejar-kejaran di jalan beberapa saat, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Mendak, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari. Ia kemudian ditangkap dan dimintai keterangan oleh Karyoto dan beberapa orang lainnya.

“Dia baru ngaku jika bernama Sub alias Benceng,” tambahnya.

Setelah berhasil diamankan, pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Saptosari. Dalam interograsi yang dilakukan polisi, Sub sendiri langsung mengakui perbuatannya. Adapun untuk kacang tanah yang diambil yakni 30 kg dalam satu karung.

Berita Lainnya  Kemudikan Mobil Secara Ugal-Ugalan, Pemuda Diamankan Polisi dari Amuk Massa

Polisi sendiri terus mengembangkan kasus ini. Polisi curiga bahwa yang bersangkutan juga melakukan pencurian di lokasi lainnya. Didapati dalam pemeriksaan awal yang dilakukan, rupanya nopol yang terpasang di sepeda motor pelaku adalah nopol palsu. Penyidik kembali mencecar pelaku dengan sejumlah pertanyaan. Akhirnya, Sub mengaku bahwa sepeda motor yang digunakannya itu juga merupakan hasil curian. Sepeda motor ini dicuri di Parangracuk, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari.

“Pelaku bersama dengan barang bukti 1 karung kacang dan sepeda motor sudah diamankan,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler