fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pilur Salam Memanas, Atribut Kampanye Calon Lurah Dirusak

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Menjelang pemilihan lurah (Pilur) serentak yang tinggal menghitung hari, situasi politik di kalangan masyarakat mulai memanas. Seperti yang terjadi di Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk pada Minggu (24/10/2021) malam kemarin. Diketahui, alat peraga kampanye berupa foto calon salah seorang Lurah dirusak oleh orang tak dikenal.

Informasi yang berhasil dihimpun, ada beberapa foto milik calon Lurah yang diketahui dirusak. Petugas pemilihan lurah kemudian berusaha mencari siapa pelaku pengrusakan. Saat berhasil ditemukan, yang bersangkutan lantas dimintai keterangan. Saat dimintai keterangan, yang bersangkutan berdalih iseng atas pengrusakan yang dilakukan tersebut.

Carik Salam, Bustanudin membenarkan adanya perusakan peraga kampanye tersebut. Ia menjelaskan barang yang dirusak oleh seorang warga itu berupa foto calon lurah. Setelah disisir oleh petugas, ia menyebutkan ada 5 gambar yang dirusak oleh pelaku.

“Ada lima gambar calon lurah yang dirusak oleh orang tersebut,” kata Bustanudin, Senin (25/10/2021).

Berdasarkan sejumlah petunjuk, perusakan tersebut diduga dilakukan seorang warga setempat. Petugas lantas melakukan penelusuran. Warga tersebut lalu diamankan ke Balai Kalurahan setempat untuk dimintai keterangan. Kepada petugas, yang bersangkutan mengakui perbuatan tersebut.

Dilanjutkan Bustanudin, pelaku beralasan iseng dalam melakukan tindakan tersebut. Tak ada motif politik dalam perusakan ini.

“Pengakuan pelaku, dia bukan dari tim calon lurah lain, ini perseorangan,” katanya.

Atas adanya kejadian tersebut dari pihak kalurahan, Bamuskal beserta unsur terkait lainnya kemudian melakukan pembicaraan. Permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan oleh sejumlah pihak tersebut.

“Sudah selesai, sudah diterima oleh masing-masing tim,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota Bamuskal Salam, Heni Rahayu. Menurutnya adanya perusakan ini lantas disikapi dengan melakukan pertemuan dan koordinasi. Berdasarkan penyelesaian secara kekeluargaan di tingkat panitia, pihak calur yang gambarnya dirusak mengaku legowo dan memaafkan pelaku.

“Sudah dilakukan mediasi,” ucap dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler