Connect with us

Sosial

Serikat Pekerja Tuntut Penerapan Upah Minimum Sektoral, Pemkab :UMSK Belum Dibahas

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Gunungkidul mendorong pemerintah untuk segera menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). SPSI menilai, UMSK memiliki dampak positif bagi buruh.

Ketua SPSI Kabupaten Gunungkidul, Agus Santosa mengatakan, penentuan UMSK memang sudah digulirkan beberapa waktu yang lalu. Namun demikian hingga tahun 2019 ini, pihaknya belum mendengar sampai mana proses yang dilakukan pemerintah dalam penentuan UMSK di Gunungkidul

“Belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk penentuan UMSK untuk buruh,” ujar Agus, Kamis (17/10/2019).

Menurutnya, penentuan UMSK bagi pengusaha untuk buruh sangat memungkinkan. Adapun sektor yang yang memungkinkan untuk bisa diterapkan upah sektoral. Baik itu di tingkat kabupaten/kota atau provinsi.

Berita Lainnya  Penerapan Bebas Denda, Pemerintah Raup Hampir 100 Miliar Dari Pajak Kendaraan dan Balik Nama

Sektor tersebut meliputi industri pengolahan, akomodasi dan makanan, informasi dan komunikasi. Ia beranggapan, jika UMSK ini diterapkan akan memberikan dampak salah satunya ialah adanya penghargaan yang lebih kepada para buruh atas jabatan sera tanggung jawab yang dibebankan kepada mereka.

“Contohnya buruh sebagai Manager, tentu saja harus lebih dihargai dan sesuai dengan job desknya,” imbuh dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, upah sektoral merupakan bentuk dari penghormatan pekerja atas profesi tertentu. Berbeda dengan Upah Minimum Kabupaten yang hanya berlandaskan pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

” Jika upah minimum sektoral diterapkan besaran yang diterima buruh tentu saja harus lebih besar tergantung apa yang dia kerjakan,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Joko Edi mengatakan, saat ini UMSK belum dapat diterapkan di Kabupaten Gunungkidul. Ia mengatakan, secara luas, di Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menetapkan UMSK baru Kota Yogyakarta.

Berita Lainnya  Unik ! Anak Sapi di Semin Lahir Hanya Berkaki 2

” Untuk Kabupaten Gunungkidul sendiri memang belum dibahas,” tandas dia. 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler