Pemerintahan
Setahun Rusak Diterjang Banjir, Jembatan Gabugan Akhirnya Akan Segera Dibangun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak bulan Februari 2021 lalu jembatan utama di Padukuhan Gabugan, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo ambrol diterjang banjir. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kunjung mendapatkan pembangunan dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Pada saat itu hingga sekarang, lalung warga hanya sebatas menggunakan jembatan darurat yang dibangun pemerintah.
Rencananya, jembatan Gabugan akan mendapatkan pembangunan pada tahun 2022 mendatang. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul tengah mengusulkan pembangunan jembatan permanen di kawasan tersebut dengan anggaran miliaran rupiah.
Anggota DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto mengungkapkan, Jembatan Gabugan di Kalurahan Song Banyu, Kapanewon Girisubo rencananya akan dibangun pada tahun anggaran depan. Anggota komisi C sendiri sudah melakukan pantauan pada jembatan yang ambrol tersebut. Jembatan permanen ini merupakan sebuah kebutuhan yang krusial bagi masyarakat untuk mobilitasnya.
Pada tahun 2022 mendatang, pemerintah mengusulkan pembangunan jembatan dengan anggaran kurang lebih 1,3 miliar rupiah. Ia menjelaskan, dalam proses pengusulan, sebenarnya pembangunan jembatan ini tidak masuk dalam RAPBD 2022. Namun kemudian karena sejumlah pertimbangan, maka setelah pembahasan rencana pembangunan jembatan ini diprioritaskan.
“Ada sejumlah pertimbangan, salah satunya memperlancar akses lalu lintas masyarakat yang selama ini hanya menggunakan jembatan darurat. Adapun anggarannya sebesar 1,3 miliar rupiah,” papar Demas Kursiswanto.
Harapannya usulan pembangunan jembatan tersebut bisa direalisasikan sehingga dapat mempermudah lalu lintas masyarakat umumnya.
“Semoga bisa segera dilaksanakan,” lanjut dia.
Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Wadiyana menambahkan, jembatan di Kalurahan Songbanyu tersebut memang diusulkan pembangunan pada tahun 2022 mendatang. Adapun untuk sumber dananya merupakan Dana Alokasi Umum sebesar 1,35 miliar rupiah.
“Diproyeksikan 2022 mulai pembangunan, kemungkinan bulan Maret 2022 sudah mulai lelang rekanan,” jelas dia.
Di akhir tahun 2021 ini dinas sedang menyelesaikan kontruksi rebailitasi sejumlah titik jalur yang sekiranya sangat krusial. Anggarannya sendiri bersumber dari APBD Perubahan. Selain itu, pemerintah juga sedang menyelesaikan normalisasi jalur di Bundelan serta di Sidoharjo.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
