Sosial
Siagakan Ratusan Personel, Polisi Siap Tindak Tegas Konvoi Kelulusan Pelajar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menjelang pengumuman kelulusan tingkat SMA, SMK / MA pada Kamis (03/05/2018) esok, Polres Gunungkidul telah menyiapkan ratusan personil untuk melakukan pengamanan. Budaya konvoi atau perayaan kelulusan di jalan raya menjadi sorotan utama petugas. Bahkan polisi mengancam, jika ada temuan pelanggaran lalu lintas saat konvoi kelulusan tersebut, petugas akan langsung melakukan penindakan tegas berupa tilang.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, dalam rangka menyikapi pengumuman kelulusan tahun ini pihaknya telah menyiapkan 300 personel dari berbagai fungsi baik di lingkungan Polres maupun Polsek. Anggota yang disiapkan sendiri selain untuk melakukan pengamanan juga untuk melakukan pantauan-pantauan adanya pelanggaran lalu lintas.
"Apalagi saat ini kita sedang melakukan Operasi Patuh 2018. Tentu saja besok akan kita tindak tegas jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku konvoi," kata Kapolres, Rabu (02/05/2018).
Ditambahkan Kapolres, penindakan tidak hanya akan dilakukan di lokasi razia kendaraan. Namun juga pantauan kasat mata seperti kelengkapan kendaraan dan standar keamanan kendaraan.
"Kalau ada knalpot bising, tidak menggunakan helm, serta motor protolan akan kami hentikan. Kemudian akan kami periksa surat-suratnya," imbuh dia.
Secara tegas, Kapolres mengaku akan menggunakan tindakan penilangan terhadap para pelanggar lalu lintas. Bahkan pihaknya juga bisa saja melakukan penyitaan kendaraan jika tidak dilengkapi surat kelengkapan kendaraan.
"Penindakannya kita dengan tilang, bukan dengan teguran," tegas dia.
Tidak hanya kepada pelajar yang ada di Gunungkidul saja, pihaknya juga melakukan antisipasi masuknya pelajar dari luar daerah. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya gesekan antar massa yang melakukan konvoi.
"Kita maksimalkan Polsek-Polsek yang ada terutama di wilayah perbatasan untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan pada pengumuman kelulusan esok hari," pungkas Kapolres.
Sementara Itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Bahron Rosyid mengatakan pihaknya tidak mengeluarkan surat edaran resmi terkait larangan konvoi kelulusan. Namun demikian, koordinasi dengan sekolah terus dilakukan untuk melakukan himbauan kepada siswanya.
"Tidak ada edaran resmi, tapi kita himbau untuk tidak melakukan konvoi. Kelulusan harus dimaknai dengan rasa syukur dan harus jauh dari anarkis," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
