Uncategorized
Soroti Ketidakpastian Kepengurusan, Kader Akar Rumput Desak Golkar Gunungkidul Segera Gelar Musda
Wonosari, (pidjar.com) – Sejumlah kader dan relawan Partai Golkar di tingkat akar rumput Kabupaten Gunungkidul mendorong agar Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar segera dilaksanakan. Para kader Pimpinan Kecamatana/Kapanewon (PK) menilai, belum ada kepastian mengenai pelaksanaan Musda maupun pembentukan kepengurusan baru di tingkat kabupaten ini ditumpangi dengan kepentingan tertentu.
Ketua PK Golkar Ponjong, Supriyono mengatakan, kondisi tersebut menjadi keprihatinan bagi sejumlah kader yang selama ini berada di tingkat kapanewon. Mereka menilai, ketidakjelasan pelaksanaan Musda berpotensi berdampak terhadap konsolidasi, pengelolaan organisasi, serta keberlangsungan roda kepartaian di Kabupaten Gunungkidul
Dinamika politik yang terjadi di internal Partai Golkar Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kader di tingkat bawah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga keberadaan dan keberlangsungan partai.
“Belum terselenggaranya Musda di Gunungkidul ini tentu menjadi tanda tanya. Padahal peraturannya jelas sudah ada, petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya juga jelas,” kata Supriyono.
Terlebih, sejumlah kabupaten dan kota di DIY disebut telah melaksanakan Musda bahkan telah melakukan pelantikan terhadap kepengurusan baru. Sementara itu, Partai Golkar Gunungkidul hingga kini belum menyelenggarakan agenda serupa dan seolah tidak ada kepastian.
“Ini menjadi keprihatinan kami. Musda merupakan agenda organisasi lima tahunan yang harus dilaksanakan sesuai AD/ART. Di kabupaten dan kota lain di DIY sudah melaksanakan Musda, bahkan pengurusnya sudah dilantik. Namun, di Gunungkidul sampai sekarang belum ada kepastian,” ungkapnya.
Ia menyebut, Musda Golkar Gunungkidul sebelumnya sempat dijadwalkan berlangsung pada 8 Novemner 2025. Namun, agenda tersebut urung terlaksana hingga saat ini.
“Hampir satu tahun penundaan Musda Gunungkidul,” tandasnya.
Menurutnya, pelaksanaan Musda tidak semestinya berlarut-larut karena agenda rutin 5 tahunan partai politik merupakan kepentingan bersama sebuah organisasi bukan individu. Kepastian kepengurusan sangat diperlukan untuk memperkuat konsolidasi dan menjalankan organisasi secara optimal.
Pihaknya juga mengingatkan para pemegang tampuk kepemimpinan agar tetap berpedoman pada aturan organisasi yang berlaku. Ia menegaskan, pelaksanaan Musda harus mengedepankan mekanisme sesuai AD/ART tanpa memaksakan kehendak maupun menabrak ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami wajib mengingatkan kepada para pemegang tampuk pimpinan agar tegak lurus terhadap aturan. Aturan dibuat untuk menjadi pedoman bersama. Jangan sampai ada kehendak yang dipaksakan. Musda harus dilaksanakan sesuai aturan, apa pun hasilnya nanti harus bisa dihormati bersama,” tegasnya.
Ia berharap seluruh elemen partai, baik kader di tingkat akar rumput maupun jajaran pimpinan, dapat membuka ruang komunikasi dan menyatukan pandangan. Termasuk melakukan komunikasi dengan Dewan Pertimbangan agar persoalan tersebut segera mendapatkan jalan keluar.
“Indikasi pasti ada kami tidak memungkiri itu. Mungkin ada dari pihak-pihak tertentu akan melakukan pemaksaan untuk menabrak suatu aturan,” tegasnya.
Lebih lanjut, dalam dinamika menjelang Musda, pihaknya mengakui memberikan dukungan terhadap salah satu bakal calon yang dinilai memiliki peluang untuk memimpin Partai Golkar Gunungkidul. Dukungan tersebut diberikan kepada H. Gunawan, S.E.
Setidaknya, menurut Supriyono, terdapat 15 Pimpinan Kecamatan (PK) atau PAC yang memberikan dukungan kepada kader tersebut. Beberapa di antaranya berasal dari Kapanewon Ponjong, Semin, Panggang, Wonosari, Purwosari, Saptosari, Rongkop, Patuk, Tanjungsari, Playen, dan Gedangsari serta sejumlah wilayah lainnya.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi menjelang Musda. Pihaknya berharap sosok yang nantinya mendapat amanah memimpin partai mampu merangkul seluruh kader, mengoordinasikan organisasi, serta menjalankan kepemimpinan dengan mengedepankan kebersamaan.
“Kami mendukung H. Gunawan karena berharap ke depan Partai Golkar Gunungkidul bisa lebih baik. Pemimpin harus mampu mengoordinasikan kader, menjalankan organisasi dengan hati nurani, kasih sayang, memberikan bimbingan, tetapi tetap tidak mengesampingkan aturan yang ada,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa dukungan terhadap bakal calon merupakan bagian dari dinamika politik internal partai. Hal yang paling mendasar saat ini, menurutnya, adalah segera adanya kepastian pelaksanaan Musda agar konsolidasi organisasi dapat kembali berjalan.
“Kami berharap semua pihak, mulai dari akar rumput sampai jajaran di atasnya, bisa segera membuka hati dan bersama-sama mendorong pelaksanaan Musda. Yang terpenting ada kepastian. Musda harus berjalan sesuai aturan dan mekanisme organisasi,” pungkasnya.
Selain menyerukan keluh kesah serta ke khawatiran akan jalannya kepengurusan DPD Golkar Gunungkidul, para kader dari beberapa PK ini pada Jumat, (30/10/2026) juga melakukan doa bersama atas meninggalnya politisi senior yakni Gandung Pardiman yang selama ini menjadi panutan mereka.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized6 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized3 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
