Connect with us

Sosial

Sudah Cukup Aman, Masyarakat Diminta Cukup Gunakan Masker Kain Untuk Aktifitas

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turut memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktifitas. Upaya ini adalah untuk mengoptimalkan pencegahan penularan virus corona. Namun begitu, kepada masyarakat umum, pemerintah hanya menyarankan untuk menggunakan masker kain. Nantinya jenis masker bedah atau N-95 diperuntukkan untuk tenaga medis yang memiliki resiko lebih besar.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, penggunaan masker adalah cara yang cukup efektif untuk pencegahan penularan covid-19. Terlebih saat ini, di ibu kota Jakarta, virus tersebut masih sangat susah pengendaliannya.

“Di Jakarta pengendaliannya kan susah sekali, penggunaan masker ini salah satu cara cukup efektif,” ucap Dewi, Selasa (07/04/2020).

Ia berharap, masyarakat menggunakan masker kain. Saat ini ketersediaan masker medis cukup langka, sehingga dirinya berharap masyarakat hanya menggunakan masker kain. Dengan begitu, ketersediaan masker medis untuk petugas medis bisa lebih terjamin. Dewi sendiri menyebut bahwa penggunaan masker kain pun cukup aman.

Berita Lainnya  Dinilai Efektif Kendalikan Penularan Corona, Perpanjangan PPKM Tunggu Instruksi Gubernur

“Agar menerapkan jaga jarak 1 meter, masker kain sudah efektif untuk mencegah droplet,” ungkap dia.

Ditambahkannya, upaya pencegahan yang juga terus didorong adalah hidup bersih dan sehat. Untuk saat ini, akan lebih baik masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Cuci tangan menggunakan sabun juga sangat efektif.

“Tetap jaga jarak, jaga pola hidup bersih dan sehat dan minimalisir bepergian ke luar wilayah apalagi zona merah,” paparnya.

Dewi menerangkan, saat ini trend peningkatan Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan. Dewi berharap trend ini tetap terjaga sehingga Gunungkidul nantinya bisa bebas corona.

“Setiap hari sudah menurun meski angkanya masih tinggi tapi trendnya menurun,” pungkas dia.

Berita Lainnya  Digelontor Anggaran 1,29 Miliar, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Akan Terima Mobil Dinas Baru

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler