Peristiwa
Tabrakan Maut di Karangmojo, Motor Hancur, 1 Korban Tewas
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua sepeda motor terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Wonosari-Ponjong tepatnya di Padukuhan Karamojo 1, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo pada Selasa (05/06/2018) malam tadi. Dalam peristiwa tersebut, 1 orang pemotor meninggal dunia sementara 1 lainnya hanya mengalami luka ringan. Korban atas nama Sutanto (76) warga Padukuhan Karangmojo, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo tewas di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya.
Kecelakaan maut sendiri terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, Pratama Yasa Ahmad Latin Lanjar (17) seorang pelajar warga Padukuhan Tanggulangin, Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong melaju kencang dari arah Karangmojo menuju Ponjong menggunakan sepeda motor Honda Verza AB 5552 CM. Setiba di lokasi kejadian, dari sebuah gang, muncul Sutanto yang mengendarai Honda Revo yang sepulang dari ibadah tarawih, hendak pulang ke rumahnya.
"Korban menyeberang jalan dari arah selatan ke utara," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidulz Iptu Kusnan Priyono, Rabu (06/06/2018) dinihari.
Pratama rupanya terlambat menyadari bahwa di depannya ada seorang pemotor lainnya hendak menyeberang jalan. Akibatnya, ia tak sempar menghindar dan sepeda motor yang dipacunya menghantam Sutanto.
Menurut Kusnan, benturan yang terjadi memang sangat keras. Pasca tabrakan, Sutanto terpental dan kemudian terhempas ke aspal jalan. Kerasnya benturan bisa dilihat pula dari kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Bahkan untuk sepeda motor Honda Verza, bagian depannya hancur tan berbentuk.
"Kepala korban membentur aspal," imbuh dia.
Akibatnya pun cukup fatal. Sutanto langsung tak sadarkan diri. Warga yang mendengar suara benturan keras langsung berkerumun di lokasi kejadian. Warga kemudian melarikan Pratama ke sebuah klinik di Karangmojo. Sementara Sutanto yang mengalami luka cukup berat, beberapa saat kemudian akhirnya meninggal dunia.
Menurut Kusnan, Sutanto yang merupakan pensiunan PNS tersebut mengalami luka memar di kepala bagian belakang serta patah kaki. Sementara, Pratama bernasib jauh lebih beruntung lantaran hanya mengalami luka ringan berupa lecet-lecet di sekujur tubuh serta sesak dada.
"Jenazah Sutanto dibawa ke RSUD Wonosari sedangkan Pratama setelah mendapatkan perawatan, sudah diperbolehkan pulang," urai Kusnan.
Peristiwa kecelakaan maut ini sendiri merupakan yang kedua terjadi sepanjang hari Selasa. Pada pagi hari tadi, seorang pejalan kaki, Marikem (70) warga Padukuhan Candi, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen tewas setelah tertabrak sebuah sepeda motor di Padukuhan Candi, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen.
Atas kejadian beruntun ini, Kusnan menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati. Selalu memperhatikan lalu lintas di sekitarnya adalah kunci keselamatan di jalan. Kewaspadaan yang lebih besar harus dilakukan saat menyeberang jalan. Pasalnya terkadang banyak pengguna jalan yang bermanuver secara tiba-tiba saat menyeberang jalan dan tidak sempat melihat lalu lintas di sekitarnya.
"Selalu pantau arus lalu lintas di sekitar anda, dan jangan lupa untuk memakai piranti keselamatan seperti helm agar manakala terjadi kemungkinan terburuk, bagian kepala yang merupakan bagian paling vital bisa terlindungi. Seperti pada kejadian ini, di lokasi kejadian kita tidak menemukan helm," pungkas Kusnan panjang lebar.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
