fbpx
Connect with us

Kriminal

Bakar Pintu Ruang Kepala Sekolah, Pencuri Jarah SD N Piyaman 1

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Aksi pencurian yang menyasar sekolah kembali terjadi di wilayah hukum Gunungkidul. Senin (16/08/2021) pagi tadi, SD Negeri Piyaman 1 yang berada di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Kapanewon Wonosari diketahui dibobol maling. Akibat dari peristiwa ini, sekolah mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Pencuri sendiri berhasil membawa kabur sejumlah peralatan elektronik yang disimpan di ruang sekolah.

Kanit Reskrim Polsek Wonosari, Iptu Sofyan Susanto menceritakan, pencurian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Salah seorang petugas Tata Usaha SD N 1 Piyaman yang datang ke sekolah melihat pintu ruang kepala sekolah ada bekas terbakar dan sudah dalam kondisi rusak.

Curiga dengan apa yang dilihatnya, saksi kemudian berkeliling untuk mengecek seluruh bangunan. Dari situ, kembali ditemukan terbukanya pintu dapur yang juga rusak akibat congkelan. Mendapati kondisi ini, saksi kemudian melapor ke sejumlah guru yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Wonosari.

“Pintu di ruang kepala sekolah ini ada bekas dibakar tepatnya di daun pintu yang ada kuncinya. Sedangkan untuk pintu dapur dalam kondisi rusak akibat congkelan,” ucap Iptu Sofyan saat dikonfirmasi.

Setelah dicek, ada sejumlah barang yang diketahui hilang. Diantaranya adalah 3 buah laptop, 4 buah handphone dan 1 hard disk. Kerugian akibat pencurian ini menurut Sofyan diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Pihak kepolisian sendiri telah datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mencari sejumlah petunjuk. Selain itu, sejumlah saksi juga dimintai keterangan oleh petugas.

“Masih kami selidiki dan pelajari terkait dengan kasus ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tindak kriminalitas sekarang tengah marak terjadi. Sofyan menyebut, para pencuri memang menjadikan sekolah maupun kantor instansi sebagai target kejahatan. Biasanya di lokasi-lokasi ini, memang cenderung memiliki pengamanan yang cukup longgar sehingga mereka bisa leluasa beraksi. Di Gunungkidul sendiri sejak beberapa waktu lalu sudah ada sejumlah sekolah yang juga dijarah oleh pencuri. Sofyan menghimbau kepada pihak sekolah-sekolah untuk memasang CCTV di ruangan-ruangan yang sekiranya digunakan untuk menyimpan barang berharga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab tindak kejahatan tidak pernah mengenal waktu, tempat, dan siapa korbannya,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler