Pemerintahan
Tahun Depan, Beberapa Kalurahan Dapat Alokasi BKK dari Dana Keistimewaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2021 mendatang mendapatkan alokasi anggaran Dana Keistimewaan sebesar Rp 51,655 miliar dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dana yang telah diterima secara rutin itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan pemerintahan, kemasyarakatan yang berbasis budaya. Bahkan diketahui pada tahun depan, sejumlah kalurahan dapat mengakses dana ia tersebut.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, belum lama ini perwakilan dari masing-masing kabupaten kota telah menandatangani kesepakatan alokasi dana keistimewaan. Adapun besaran yang diperoleh Rp 51,655 miliar dengan ploting Rp 3,283 miliar untuk urusan Kelembagaan, kemudian urusan kebudayaan sebesar Rp 41,842 miliar, dan untuk urusan pertanahan sebesar Rp 6,529 miliar.
“Kita sudah ada kesepakatan dengan Pemda DIY mengenai alokasi danais,” ucap Sri Suhartanta, Selasa (17/11/2020).
Tata kelola dana keistimewaan terus dievaluasi dan diperbaiki dalam rangka memastikan Dana Keistimewaan dapat lebih memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat DIY.
Disinggung mengenai adanya nomenklatur baru dimana Desa dan Kecamatan berubah menjadi Kalurahan dan Kapanewon, kemudian Kalurahan nantinya memiliki hak dalam mengakses danais Sri mengatakan, saat ini baru beberapa kalurahan yang dapat memanfaatkan danais dengan skema Bantuan Keuangan Khusus.

“Pemanfaatannya melalui BKK, tapi belum bisa menyeluruh,” jelasnya.
Adapun diantaranya untuk BKK ke Kalurahan menggunakan danais di 2021 meliputi Desa (Kalurahan) Mandiri Budaya yaitu Bejiharjo dan Putat; Kalurahan Padat Karya meliputi Jerukwudel, Jepitu, Natah, Girisuko, dan Banyusoca; Kalurahan Karang Kopek meliputi Kalitekuk dan Kemejing; Kalurahan Maritim atau Bahari yaitu Tileng.
“Harapannya dengan BKK ke Kabupaten dan Kalurahan ini mandaat danais dapat dirasakan oleh masyarakat. Kalau untuk besarannya di masing-masing kalurahan belum didetailkan. Nanti menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan di lapangan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan pihaknya beberapa waktu lalu mengusulkan anggaran danais untuk urusan budaya sebesar 40 miliar rupiah. Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk beragam kegiatan. Mulai dari pembinaan dan fasilitasi program seni adat, budaya dan tradisi.
“Sebagian juga digunakan untuk tambahan penyelesaian Taman Budaya Gunungkidul,” sambung Agus.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
