fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tak Pulang Sejak Selasa Malam, Ngadiyem Ditemukan Tewas di Dasar Jurang

Published

on

Ngawen,(pidjar.com)–Salam pamit yang diucapkan Ngadiyem (80) warga Bundelan RT 03/RW 08, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen pada Selasa (10/03/2018) malam menjadi ungkapan terakhir yang dia ucapkan kepada keluarga. Pasalnya, usai pamit meninggalkan rumah, dirinya tidak akan pernah lagi pulang lantaran ditemukan tewas di dasar jurang sedalam 7 meter.

Kapolsek Ngawen, AKP Agus Sunarno mengatakan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB Ngadiyem pergi meninggalkan rumah dengan berbekal senter untuk mencari tahu cara meminum obat yang sebelumnya ia dapatkan usai berobat ke Dr. Novi. Namun sampai malam hari dirinya tak kunjung pulang kerumah.

“Korban kan sebelumnya berobat usai disengat kalajengking. Tetapi dia tidak tahu cara minumnya, kemudian dia berniat menanyakannya ke rumah tetangganya, Sukarmi (43),” kata Agus, Rabu (11/04/2018).

Berita Lainnya  Dukuh Melikan Meninggal Kesetrum Saat Bantu Renovasi Balai Desa

Ditambahkan Kapolsek, setelah itu korban tak kunjung juga pulang. Kegelisahan pun akhirnya dirasakan oleh suami korban, Tri Mulyo (81). Berbagai upaya pun dilakukannya untuk mencari keberadaan Ngadiyem, mulai dari mencari disekeliling rumah hingga ke tetangganya.

“Baru pada siang tadi sekitar pukul 11.20 WIB, suami korban bertanya kepada Sutrisno yang kebetulan merumput dan akhirnya menemukan korban berada di bawah jurang yang berjarak 50 meter dari rumah,” imbuh Kapolsek.

Kaget dengan temuan itu, kemudian Sutrisno melaporkannya ke sejumlah warga hingga sampailah kepada pihak kepolisian. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek memimpin langsung jalanya evakuasi di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berita Lainnya  Laka Tunggal Saat Sepi, Pemuda 16 Tahun Kritis

“Diduga korban terpeleset karena licinya jalan yang berada ditepi jurang tersebut. Sebab disekitar lokasi juga tidak ada pagar pembatas,” pungkas Kapolsek.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler