fbpx
Connect with us

Peristiwa

Puluhan Orang Meninggal Dunia Akibat Miras di Jawa Barat, Kapolres Gunungkidul Waspadai Wilayah Pantai

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap kasus miras oplosan yang merenggut puluhan nyawa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyita perhatian publik belum lama ini. Pasalnya korban tewas terus berjatuhan dalam kurun waktu yang sebentar. Data sementara, dari 129 kasus yang dilaporkan, telah ada 45 orang dinyatakan meninggal dunia.

Mengantisipasi hal tersebut terjadi di Gunungkidul, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengaku akan semakin menggiatkan razia minuman keras. Meski sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan mengenai korban miras di Gunungkidul, namun ia telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan operasi terhadap peredaran miras.

Menurutnya, di Gunungkidul sendiri, wilayah bagian selatan diakui telah ditetapkan rawan peredaran minuman keras. Oleh karena itu, pihaknya lebih mewaspadai wilayah pesisir pantai sebab di lokasi tersebut mobilitas manusia sangat tinggi sehingga diperlukan pengawasan khusus.

Berita Lainnya  Tribun Penonton Kejurnas Powertrack Ambruk, 6 Korban Alami Luka

“Lokasi wisata pantai kita waspadai. Disitu kan banyak wisatawan," kata Fuady, Selasa (10/04/2018) sore.

Dikatakan lebih lanjut, antisipasi ini dilakukan untuk menghindari masuknya minuman keras oplosan yang dibawa oleh wisatawan. Namun demikian pihaknya juga tidak menutup mata untuk peredaran miras yang ada di wilayah lain.

"Tidak hanya di pantai saja, tapi di seluruh wilayah di Gunungkidul," imbuh dia.

Disinggung mengenai hasil temuan, Fuady mengaku belum mendapatkannya. Pihaknya pun meminta partisipsi masyarakat untuk menjalin komunikasi dengan Polri seandainya mendapatkan info terkait peredaran miras.

"Sekecil apapun informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti," pungkas dia.

Berdasarkan pemberitaan yang beredar di media nasional, kandungan yang terdapat di dalam miras oplosan tersebut menggunakan alkohol berkadar tinggi sebagai campurannya. Dibeberkan oleh pihak kepolisian, miras oplosan tersebut merupakan campuran dari alkohol murni 90 persen yang dicampur sirup, soft drink, dan suplemen kemudian diaduk dan dicampur.

Berita Lainnya  Panjat Pohon Melinjo, Kakek 75 Tahun Terjatuh Dari Ketinggian

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler