Olahraga
Tak Terkalahkan di Fase Grup, SSB Gunungkidul Football Academy Maju ke 16 Besar
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Para pemain belia yang tergabung dalam Sekolah Sepakbola (SSB) Gunungkidul Football Academy (GFA) menorehkan hasil positif dalam kejuaraan nasional SEAFT Championship Goes To Malaysia. Dalam laga penyisihan grup yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, SSB GFA yang mewakili DIY berhasil menjadi juara grup dan maju ke babak 16 besar. SSB GFA sendiri dalam fase grup ini tak terkalahkan.
Manager SSB GFA, Heri Santoso, menyampaikan seri nasional SEAFT Championship Goes To Malaysia digelar selama dua hari yang akan berakhir pada hari Minggu (23/01/2022) ini. Pada hari pertama Sabtu kemarin, GFA tergabung dalam grup bersama Integral NTB dan Alba Karawang. Semua tim yang mengikuti seri Nasional tersebut merupakan juara dan perwakilan dari wilayahnya di seluruh Indonesia.
Dari hasil pertandingan pada babak penyisihan grup, GFA berhasil 2 kali kemenangan dari Integral NTB dengan skor masing-masing 1-0 dan 2-0. Sementara 2 pertandingan melawan Alba Karawang berakhir dengan skor kacamata. Atas hasil ini, GFA berhasil mengumpulkan sebanyak 8 poin dan menjadi juara grup yang otomatis melangkah ke babak 16 besar.
“Alhamdulillah pada fase grup kemarin kita belum terkalahkan,” ucapnya, Minggu (23/01/2022) siang.
Lanjutan babak 16 besar akan dipertandingkan pada hari ini, Minggu (23/01/2022) sejak pagi hari. Pada babak 16 besar GFA dijadwalkan bertemu dengan Wajar Magelang yang akan bertanding di Lapangan Yonif Raiders 400 Semarang. Ia berharap para pemain belia GFA memberikan yang terbaik dan dapat membawa pulang tiket menuju kejuaraan internasional di Malaysia.

“Mohon doa restu kepada seluruh penggiat sepakbola di Gunungkidul agar anak-anak kita bisa mengharumkan nama Gunungkidul dan DIY di kancah sepakbola nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Gunungkidul, Joko Pitoyo menyebut bahwa prestasi sejumlah pemain muda Gunungkidul ini sekaligus membuktikan potensi sepakbola di bumi handayani. Ia menyebut bahwa potensi yang besar ini sangat memerlukan perhatian dari berbagai pihak. PSSI Gunungkidul sendiri akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam nantinya memfasilitasi para pemain muda Gunungkidul agar bisa maksimal dalam mengembangkan bakatnya.
“Dengan fasilitas seadanya saja para pemain muda ini bisa berprestasi. Saya membayangkan apabila mereka benar-benar mendapatkan fasilitas yang mumpuni,” ujar Joko.
Salah satu yang menjadi rencana adalah membuat lapangan berstandar nasional atau internasional di Gunungkidul. Lapangan ini nantinya bisa dipergunakan bagi para pemain muda dalam berlatih. Dengan lapangan yang memadai, para pemain ini bisa mengasah teknik bermain dengan lebih maksimal. Selama ini, hampir sebagian besar lapangan sepakbola Gunungkidul memang belum dalam taraf bagus. Pun demikian dengan Stadion Gelora Handayani yang menurutnya masih belum cukup bagus dan merepresentasikan dunia sepakbola Gunungkidul.
“Akan kita perjuangkan nanti supaya Gunungkidul bisa memiliki lapangan sepakbola yang bagus. Saya kira memungkinkan kok,” tutup dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
