fbpx
Connect with us

Olahraga

Wakil DIY di Ajang Nasional, Gunungkidul Football Academy Incar Tiket ke Malaysia

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Potensi bidang olahraga khususnya sepakbola di Gunungkidul semakin bermunculan dan berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Misalkan saja kiprah Persig Gunungkidul beberapa waktu lalu di ajang Liga 3 DIY dan Piala Soeratin. Meskipun belum berhasil meraih kampiun, namun prestasi sebagai semifinalis maupun runner up membuktikan potensi sepakbola di Gunungkidul. Apalagi, dibandingkan dengan daerah lainnya, fasilitas di Gunungkidul memang bisa disebut tertinggal.

Yang terbaru, prestasi moncer pemain-pemain muda Gunungkidul yang tergabung dalam Sekolah Sepakbola Gunungkidul Football Academy (GFA) adalah berhasil menjuarai SEAFT Championship Goes to Malaysia Kelompok Usia 2010 untuk wilayah DIY. SSB GFA saat ini berhak untuk maju ke tingkat nasional bersaing dengan SSB-SSB lainnya dari seluruh Indonesia. Nantinya jika merebut juara, perwakilan Indonesia akan dikirim ke ajang internasional di Malaysia. Perjuangan para punggawa sepakbola Gunungkidul ini akan ditentukan pada pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Wujil, Semarang, Jawa Tengah, pada 22 – 23 Januari 2022 ini.

Berita Lainnya  Kalah Menyakitkan, Nasib Persig Gunungkidul Kritis

“Hari ini SSB GFA berangkat ke Semarang untuk mengikuti seri nasional,” ucap Manager GFA, Heri Santoso, Jumat (21/01/2022).

Ia menyampaikan, perjuangan anak asuhnya ini memang cukup berat. Hal ini lantaran, hanya akan ada satu tiket untuk mewakili Indonesia ke ajang internasional tersebut. Sehingga menurutnya, para pemain GFA diharapkan bisa bekerja keras dalam menghadapi perwakilan dari daerah lain yang juga merupakan juara di wilayahnya masing-masing.

“Anak-anak GFA Kelompok Usia 2010 sudah melakukan persiapan dengan matang, semoga hasilnya juga sesuai harapan. Juara dalam seri nasional besok akan menjadi wakil Indonesia ke Malaysia,” imbuh dia.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, berharap agar anak-anak yang masih tergolong belia itu dapat bermain apik sehingga membawa pulang tiket untuk mewakili Indonesia di ajang internasional. Mengingat usia yang masih belia, potensi untuk dikembangkannya pun semakin besar dan dapat mewarnai jagad sepakbola tak hanya level daerah saja, melainkan juga Indonesia.

“Semoga dapat bermain dengan penuh semangat dan jadi yang terbaik dalam laga besok,” ungkap Sunaryanta.

Sementara itu, Kepala Pelatih SSB GFA, Andi Taufik, menambahkan, pihaknya sangat optimis dengan peluang anak asuhnya meraih gelar juara. Dari segi komposisi pemain, teknik maupun yang lainnya, anak didiknya dinilai sangat siap dalam menghadapi laga besok di Semarang. Meskipun bermain di luar kota, namun hal itu bukanlah menjadi kendala untuk timnya bermain apik.

Berita Lainnya  Pemkab Gunungkidul Masih Belum Berani Gelontorkan Anggaran Untuk Dunia Olahraga

“Semua pemain dalam kondisi siap tempur dan dalam kondisi terbaiknya. Semoga target yang diinginkan bisa tercapai, Kami juga mohon doa restu dari seluruh warga Gunungkidul, semoga kami bisa memberikan kejutan dalam laga besok,” beber Andi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler