fbpx
Connect with us

Sosial

Tambahan 2 Kasus Positif, 1 Warga Semanu dan 1 Warga Playen Yang Baru Pulang Dari Italia

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Penambahan kasus positif covid-19 di Gunungkidul masih terus terjadi. Yang terbaru dalam update tim Satgas Penanggulangan Covid19 Gunungkidul pada Sabtu (23/05/2020) ini, sebanyak 2 orang warga hasil swabnya dinyatakan positif. Kedua warga itu masing-masing berasal Kecamatan Semanu dan Playen. Untuk penambahan kasus dari Semanu masih dari klaster Indogrosir, sementara untuk warga Kecamatan Playen merupakan pekerja migran yang pulang dari luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan dari tambahan dua kasus baru ini, salah satunya masih merupakan klaster indogrosir. Sebagaimana diketahui, klaster Indogrosir memang menjadi salah satu perhatian dari pihaknya. Petugas dari Dinas Kesehatan sendiri telah melakukan tracing sejak beberapa waktu lalu.

“Satu yang klaster Indogrosir ini merupakan perempuan berusia 52 tahun warga Kecamatan Semanu. Ini adalah hasil dari rapid tes yang ditindaklanjuti dengan swab,” kata Dewi, Sabtu (23/05/2020).

Sementara itu, untuk tambahan satu kasus lainnya merupakan pekerja migran. Pria berusia 20 tahun itu baru saja bekerja di Italia.

“Ini dari pendatang atau migran,” kata dia.

Masih terus ditemukannya hasil positif ini disebutkan Dewi karena beberapa faktor. Diantaranya ialah adanya ketidakpatuhan masyatakat selama menanggapi pandemi covid-19.

“Ini yang Gadungsari juga sudah panjang alirannya saat kita lakukan tracing. Itulah tracing dari satu pasien bisa berkembang terus dan bisa panjang penularannya,” imbuh dia.

Ia menambahkan, OTG atau orang tanpa gejala tidak bisa dianggap remeh. Terlebih selain berpotensi menularkan, juga dapat berisiko terhadap orang tersebut bilamana tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

“Bahaya dari OTG itu sama. Meskipun iya terlihat sehat, tetapi akan menularkan virus Corona ke orang lain. Orang lain ini jika usia lanjut, menderita penyakit kronis atau yg sistim imunnya sedang drop, maka infeksi virus corona bisa memperburuk keadaannya bahkan sampai kematian,” beber Dewi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler