Uncategorized
Target Terlampaui di Semester I, PAD Pariwisata Gunungkidul Diproyeksikan Tembus Rp48 Miliar
Wonosari,(pidjar.com)— Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata telah melampaui target yang ditentukan. Saat ini pemerintah kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga tengah membahas target pendapatan pada APBD Perubahan mendatang. Diproyeksikan pendapatan wisata dapat hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 48 miliar atau bahkan lebih dari Rp 52 miliar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, pada awal Juli 2026 ini PAD telah melampaui target yang ditentukan. Untuk itu, saat ini pemerintah tengah melakukan pembahasan dalam menentukan target capaian tambahan.
“Hitungan kami yang akan diusulkan pada APBD Perubahan yakni menjadi sekitar Rp 48 miliar. Namun demikian itu baru hitungan kami, nanti tergantung dari pimpinan dan dewan seperti apa kesepakatannya,” ucap Eko
Menurutnya, jika tren kunjungan wisatawan di Kabupaten Gunungkidul masih positif dan ramai, maka target tersebut pasti akan tetep terlampaui.
“Tentu optimis, ini masih pertengahan tahun dan semoga tren kunjungan masih tinggi,” tandas dia.

Sebagai upaya pemaksimalan pelayanan pihak dinas terus berinovasi dan berbenah. Hal ini dimaksudkan agar wisatawan mendapatkan kesan dan pelayanan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengungkapkan bahwa pada momen libur sekolah ini cukup mendongkrak pendapatan pariwisata serta kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Data hingga Senin, (6/7/2026) tercatat PAD telah mencapai Rp 38,8 miliar dengan kunjungan wisatawan sebanyak 3,1 juta orang.
Jumlah tersebut telah melampaui target awal yang mencapai Rp 36.064.663.400 dengan jumlah pengunjung 3.239.205 orang. Hal ini menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan sebab baru pertengahan tahun target PAD telah terlampaui.
“Untuk perubahan target PAD dan kunjungan wisata masih dalam pembahasan bersama,” ucap Yohanes Nanang.
Ia menjelaskan apabila kunjungan wisatawan masih didominasi ke Kawasan pantai selatan. Utamanya menuju kawasan Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
“Namun demikian secara menyeluruh kawasan pantai ramai pengunjung setiap weekendnya,” tambah dia.
Sementara itu, Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas pendapatan wisata yang telah melampaui target. Kedepannya pihaknya akan mendorong dinas untuk terus menggenjot dan memaksimalkan PAD dari sektor ini.
“Tahun lalu dalam penetapan target PAD dari Banggar DPRD Gunungkidul telah memgusulkan srkitar Rp 40 miliar, namun dari TAPD memiliki pertimbangan lain yakni Rp 36,6. Lha sekarang terbukti baru pertengahan tahun targetnya sudah terpenuhi,” kata Ery Agustin.
Tidak menutup kemungkinan nantinya dalam pembahasan KUA-PPAS, dewan akan mengusulkan PAD wisata menjadi Rp 50 miliat atau bahkan Rp 60 miliar dengan potensi yang ada.
“Saya meyakini pada akhir Juli 2026 ini PAD sudah bisa tembus Rp 40 miliar. Kemudian di akhir tahun harapannya bisa Rp 50 miliar atau bahkan lebih,” tambah dia.
Tentunya dalam mencapai target tersebut, pemerintah harus berupaya semaksimal mungkin. Perbaikan pelayanan hingga penyediaan infrastruktur dan sarana prasarana harus terpenuhi dengan baik agar wisatawan tidak kecewa setelah berkunjung ke Gunungkidul.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
