Uncategorized
Mantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
Wonosari,(pidjar.com)–Sejak beberapa waktu silam, sejumlah musisi di Kabupaten Gunungkidul mempertanyakan keberadaan sejumlah peralatan Studio Musik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang tidak lagi berada di lokasi. Lantaran hal tersebut, praktis aktifitas di studio musik tersebut lumpuh lantaran ketiadaan alat. Dalam penelusuran pidjar.com, alat tersebut saat ini berada di rumah mantan Kepala SKB untuk proses pembelajaran bagi peserta kursus musik di wilayah selatan Gunungkidul.
Mantan Kepala SKB Gunungkidul, Suharjiyo mengungkapkan, peralatan musik milik SKB tersebut beberapa memang berada di rumahnya. Hal tersebut menurutnya bukan berarti berpindah tangan kepemilikannya ataupun dikomersilkan. Melainkan alat tersebut digunakan untuk kepentingan pembelajaran bagi peserta kursus musik yang berada di wilayah selatan.
“Di SKB ada program kursus vokal dan musik pesertanya ada yang dari Panggang, Saptosari, Karangasem dan lainnya. Sehingga memang alat tersebut saya bawa ke sana untuk proses latian atau pembelajaran. Waktu itu kepala SKB masih saya,” kata Suharjiyo saat ditemui.
Peralatan musik tersebut dibawa ke rumahnya di Trowono, Kapanewon Paliyan karena program kursus tersebut diselenggarakan di sana. Hal ini untuk mempertimbangkan jarak dan waktu pesertanya mengingat asal mereka yang cukup jauh dari kota.
“Jadi anak-anak di daerah sana yang bisa musik seperti gitar dan lainnya kita fasilitasi. Nah Minggu itu ada pentas, tapi bagi saya dan tim itu momen penilaian kami atas pembelajaran (latihan) yang selama ini diikuti,” ucap dia didampingi oleh Plt Kepala SKB saat ini.

Proses pembelajaran sendiri berjalan beberapa kali pertemuan sesuai yang diagendakan dan akan berakhir pada akhir Juli 2026 mendatang. Dalam beberapa kali pertemuan pembelajaran memang dilakukan malam hari, karena pesertanya beragam.
“Juli ini mungkin sebelum masa pembelajaran selesai akan dikembalikan. Nah peserta kursus ini nanti itu juga akan rekaman dengan lagu yang telah dipersiapkan,” tandasnya.
Ia menjelaskan, peralatan yang merupakan aset negara tersebut murni digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda yang hobi dengan musik. Siapapun yang akan latihan diperkenankan secara gratis. Namun demikian, peruntukkannya harus jelas dan ada pemberitahuannya.
“Kalau peruntukkannya tidak jelas dan tidak ada pemberitahuan ya gimana. Latihan vokal, rekaman gitu kami persilahkan,” tandas dia.
Ia juga menampik apabila peralatan musik tersebut satu persatu dibawa sejak tahun 2024 silam sebagaimana yang disampaikan oleh sejumlah musisi. Ia menyebut bahwa alat musik ini berada di Trowono terhitung sekitar sejak Juni 2026 silam.
Lebih lanjut ia mengatakan, sejauh ini memang belum ada aturan yang jelas mengenai penggunaan peralatan musik dan dapur rekaman di SKB Wonosari tersebut. Ke depannya tidak menutup kemungkinan dari pihak SKB mendorong pemerintah untuk melakukan pembuatan aturan yang jelas dalam pemanfaatan alat musik, studio rekaman tersebut.
Suharjiyo menambahkan, dari SKB ini banyak muncul musisi-musisi berbakat dan saat ini telah memiliki nama besar di Gunungkidul. Segudang prestasi juga telah diukir oleh SKB dengan sejumlah kegiatan yang digagas, salah satunya berkaitan dengan musik dan vokal.
“Ada banyak kegiatan positif dan prestasi yang ditorehkan oleh peserta didik kursus SKB dan mereka yang latihan di SKB,” imbuhnya
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
