Pendidikan
Telan 7 Miliar, Gedung Anyar SMP N 3 Saptosari Ditargetkan Rampung September
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Relokasi gedung SMPN 3 Saptosari saat ini masih terus berlangsung. Rencananya, pembangunan gedung senilai 7 miliar ini akan selesai pada September 2020 mendatang. Seperti yang diketahui, bangunan SMPN 3 Saptosari mengalami rusak parah lantaran banjir akibat terjangan badai cempaka 2017 lalu. Sekolah ini juga lantaran berlokasi di cekungan, selalu menjadi langganan banjir manakala hujan deras tiba. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar keputusan untuk merelokasi sekolah tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul, Edy Basuki menjelaskan, proses relokasi berjalan dengan tahapan pembangunan gedung baru di lokasi yang baru. Bangunan sekolah perlu direlokasi karena pascabadai sering mengalami kebanjiran.
“Hal ini menyebabkan aktivitas sekolah terganggu dan relokasi perlu dilakukan,” jelas Edy, Rabu (29/07/2020).
Ia mengatakan, proses relokasi dan pembangunan gedung baru SMPN 3 Saptosari menelan biaya sekitar Rp 7 miliar. Dana tersebut berasal dari hibah BNPB sebesar Rp 75 miliar untuk rehabilitasi Badai Cempaka.
“Targetnya September selesai dan siap digunakan,” papar Edy.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, lokasi baru SMPN 3 Saptosari dipastikan aman dari banjir. Ia mengatakan, kendati dipindah, lokasi baru tidak jauh dari lokasi sekolah yang lama.
“Jadi pelajar sekolah tidak perlu khawatir harus menempuh jarak yang jauh menuju lokasi baru,” ujar Bahron.
Ia mengatakan, pelaksanaan relokasi keseluruhan diserahkan kepada BPBD Gunungkidul. Hal ini lantaran proyek pembangunan merupakan program rehabilitasi dan rekonstruksi dari Badai Cempaka.
“Kami tentu berharap pembangunan gedung SMPN 3 Saptosari bisa selesai sesuai target. Begitu pula dengan proses pemindahannya nanti akan lebih lancar,” kata dia.
Ditambahkan Bahron, meski dipindahkan, lokasi baru ini tidak jauh dari lokasi lama. Para pelajar sekolah tersebut pun tidak perlu khawatir harus menempuh jarak yang jauh menuju lokasi baru.
“Terkait pelaksanaan relokasi, semuanya diserahkan ke BPBD Gunungkidul. Sebab ini program rehabilitasi dan rekonstruksi dari Badai Cempaka,” jelas Bahron.
Bahron pun berharap pembangunan gedung SMPN 3 Saptosari bisa selesai sesuai target. Begitu pula dengan proses pemindahannya nanti akan lebih lancar.
Selain gedung sekolah, BPBD Gunungkidul juga sedang dalam proses membangun 3 jembatan dengan dana hibah tersebut. Dua jembatan berada di Kalurahan Katongan, Nglipar, dan satunya di Kalurahan Beji, Patuk.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized21 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
