Uncategorized
Terapkan Program Anyar dari Pertamina, Tiga SPBU Jual Pertalite Seharga Premium
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebanyak 3 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Gunungkidul menjadi lokasi uji coba penerapan harga pertalite khusus setara denganharga premium. Penerapan harga khusus tersebut untuk edukasi terhadap masyarakat terkait penggunaan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik.
Unit Manager Communication, Relations, & CSR, Marketing Operation Region IV, PT Pertamina Arya Yusa Dwicandra mengatakan, terdapat 3 SPBU yang menjual pertalite dengan harga seperti premium diantaranya SPBU di Kalurahan Semanu , SPBU Kalurajan Ngeposari dan SPBU Jl. Manthos. Pertamina memberikan harga khusus pembelian Pertalite seharga Premium yaitu Rp.6.450,- per liter.
Mereka yang dapat mengakses program ini adalah kendaraan roda dua, kendaraan roda tiga, angkutan umum kota, dan taksi dengan plat kuning. Program tersebut juga diterapkan dibeberapa kota dan kabupaten lainnya.
“Titik yang dipilih tersebut merupakan SPBU dengan tingkat konsumsi bahan bakar jenis premium paling tinggi di wilayah tersebut,” ujar Arya.
Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Rayon III Yogyakarta yang membawahi wilayah Gunungkidul dan Bantul, Joko Priambodo mengungkapkan program pertalite harga khusus tersebut merupakan bagian dari program jam Langit Biru Pertamina.

Di mana program ini dimaksudkan mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat.
Program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Di mana pihaknya berupaya mengurangi pencemaran udara yang dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor.
“Program ini sebagai upaya untuk menjaga lingkungan juga. Ada kriteria pengakses program tersebut diharapkan dapay menjadi contoh bagi masyarakat agar beralih menggunakan bahan bakar berkualitas,”ungkap Joko.
Dalam pelaksanaannya di lapangan tidak ada pembagian atau pembatasan waktu. Meski program ini dijalankan namun untuk BBM jenis Premium sendiri juga masih tetap disediakan oleh PT Pertamina.
“Premium kami akan menyalurkan sesuai penugasan dari pemerintah,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
