Connect with us

Uncategorized

Blusukan ke Lahan Pertanian, Immawan Wahyudi Bagi-bagi Pupuk

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak hujan turun beberapa pekan lalu masyarakat Gunungkidul yang mayoritas petani langsung melakukan aktivitas pertanian dengan mulai menyebar benih di lahan mereka. Hujan memang sangat ditunggu-tunggu oleh petani Gunungkidul yang mayoritas memang masih mengandalkan sawah tadah hujan. Saat ini, benih-benih tersebut sudah mulai tumbuh dan tentunya membutuhkan asupan gizi dari pupuk agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil berkualitas.

Namun, pada awal masa tanam ini, para petani banyak mengeluhkan perihal kelangkaan pupuk bersubsidi. Lantaran sulit mendapatkan pupuk murah ini, para petani banyak yang harus rela untuk membeli pupuk non subsidi yang tentunya berharga lebih mahal.

Prihatin dengan kondisi yang dialami petani, calon Bupati Gunungkidul nomor urut 2, Immawan Wahyudi memilih untuk blusukan ke sejumlah lahan pertanian di Kapanewon Karangmojo pada Jumat (20/11/2020) pagi tadi. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Gunungkidul 2 periode ini membagikan puluhan kilogram pupuk kepada para petani.

Berita Lainnya  'Modal Nekat' Garapan Imam Darto, Sukses Kocok Perut Penonton Yogya

Kepada Pidjar.com, Immawan mengatakan, sektor pertanian beberapa tahun terakhir berkembang cukup pesat. Majunya sektor pertanian ini lantaran berbagai hal, mulai dari dukungan pemerintah, distribusi pupuk yang cukup, teknologi, dan utamanya semangat petani Gunungkidul untuk menghasilkan tanaman pangan berkualitas.

“Patut diapresiasi semangat para pahlawan pangan ini. Mereka berusaha sekuat tenaga dan semaksimal mungkin untuk keberlangsungan sektor pertanian,” kata Immawan Wahyudi.

Blusukan sekaligus bagi-bagi pupuk ini sudah dilakukan Immawan sejak beberapa hari terakhir ini di sela-sela kesibukannya berkampanye. Pada Kamis kemarin, dirinya juga berkesempatan turun ke lapangan untuk mengecek bagaimana kondisi lahan pertanian di wilayah Bunder, Kapanewon Patuk. Ternyata, tanaman padi milik petani sudah mulai tumbuh subur. Kemudian dirinya memberikan bantuan bagi petani beberapa kantong pupuk urea sebagai tambahan pupuk tanaman pangan tersebut.

Berita Lainnya  Februari Sudah Panen, Uji Coba Penanaman Jagung Hibrida di 2 Kapanewon

“Untuk mengurangi beban para petani. Banyak to yang mencari pupuk dan ada yang kesulitan, ya sedikit membantu para pahlawan pangan ini agar mereka lebih maksimal kembali dalam berproduksi dan bercocok tanam,” ucap Wakil Bupati Gunungkidul yang sedang dalam masa cuti tersebut.

Dengan bantuan pupuk yang ia berikan itu, harapannya sektor pergerakan pertanian semakin meningkat lagi. Masyarakat (petani) di wilayah yang ia sasar tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan pupuk.

Ia juga berpesan kepada para distributor pupuk agar tidak mempermainkan petani yang sangat membutuhkan pupuk di musim seperti sekarang. Harapannya, para distributor tidak melakukan permainan harga dan waktu. Yang ia maksud adalah tidak menaikkan harga pupuk sesuka hati sehingga menjadi mahal dan para petani kelabakan dalam mencarinya.

Berita Lainnya  Film Bertaut Rindu, Hadirkan Kisah Remaja dengan Isu Kesehatan Mental

Kemudian untuk waktu, saya harapkan tidak ada permainan waktu (timbun) sehingga menjadi langka dan mahal,” ucapnya.

Ia memiliki gagasan nantinya, sektor pertanian akan semakin digeliatkan dengan harapan produktifitasnya semakin melimpah. Dengan begitu, kebutuhan pangan (padi/beras) kabupaten Gunungkidul dapat terpenuhi dengan baik. Kemudian juga bisa menyuplai kebutuhan daerah lain. Dengan begitu Gunungkidul menjadi daerah lumbung padi. Hal ini memurut Immawan sangat realistis mengingat perkembangan pertanian yang sangat pesat. Selama masa pandemi ini, sektor pertanian Gunungkidul justru melesat dan menuju nomor satu di DIY.

Tentu tidak hanya padi saja, akan tetapi juga komoditas tanaman pangan, palawija dan lainnya yang jauh lebih maksimal kembali.

“Sektor pertanian harus digarap dengan semaksimal mungkin karena potensinya luar biasa,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler